Berdasarkan pengalaman penulis saat memberikan bimbingan kepada mahasiswa kebidanan yang praktik di poliklinik kebidanan, masih ada ibu hamil yang tidak mengkonsumsi tablet penambah darah karena efek samping dari tablet tersebut adalah mual, BAB berwarna hitam. Sehingga ibu malas mengkonsumsi tablet penambah darah. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Megasari (2020) mengenai pemberian kurma pada ibu hamil dengan anemia ringan ditemukan bahwa rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan kurma adalah 9,17 gr% dengan standar deviasi 0,83gr%. Sedangkan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil setelah diberi kurma adalah 10,15gr% dengan standar deviasi 0,800 gr%. Selisih nilai sebelum dan sebelum diberi buah adalah -0,983 dengan standar deviasi 0,278. Hasil uji statistik nilai 0,001 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar Hb sebelum dan sebelum diberikan kurma. Pemberian kurma pada ibu hamil sebagai upaya peningkatan kadar hemoglobin sudah terbukti secara ilmiah, oleh karena itu perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar kelompok ibu hamil trimester pertama yang mengalami anemia ringan dan akan ditawari kurma selama 3 bulan di Arrabih Pratama Klinik. Setelah memberikan ilmu dan menawarkan kurma kepada 10 ibu hamil, terjadi perubahan dan peningkatan kadar hemoglobin berkisar 0,5-1,5 g%. Diharapkan dapat menyajikan kurma yang dapat digunakan sebagai metode asuhan kebidanan pada ibu hamil untuk pencegahan anemia. Kata kunci: Kurma, Anemia Ringan, Ibu Hamil
Copyrights © 2022