Aspek pribadi dan sosial berkenaan dengan pemahaman dan pengembangan karakteristik, potensi, dan kecakapan-kecakapan yang dimilikinya, baik intelektual, sosial, fisik motorik maupun efektif emosional. Berdasarkan tahap perkembangannya, usia remaja disebut dalam masa transisi atau peralihan karena sedang mengalami perkembangan fisiologis––perubahan fisik primer maupun perubahan fisik sekunder––, perkembangan emosi––psikis atau mental yang mudah berubah-ubah/emosi tidak stabil––dan perkembangan sosial––tuntutan atau beban sosial––yang akan menimbulkan ketakutan, kecemasan bahkan rasa tidak percaya diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kajian pustaka. Berdasarkan penelitian ini didapatkanlah urgensi dari pelaksanaan bimbingan pribadi sosial untuk siswa SMK (remaja). Dalam hal ini adalah implementasi yang digunakan guru bimbingan konseling yaitu: metode tidak langsung diantaranya: bimbingan klasikal, kolaborasi dengan wali kelas, kolaborasi dengan orangtaua, kaloborasi dengan pihak terkait di luar dari sekolah, kunjungan rumah. Metode langsung yaitu: konseling individual, bimbingan kelompok, konseling kelompok, dan bimbingan individual.
Copyrights © 2022