Tembawang merupakan suatu sistem agroforestry,dimana pengelolaannya dilakukan olehmasyarakat suku dayak secara turun temurun berdasarkan kearifan lokal. Areal tembawang ditumbuhioleh berbagai jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat terutama tumbuhan buahbuahanseperti durian, langsat, kemayau, lahong dan sebagainya.Penelitian dilaksanakan di arealTembawang Desa Batu Onap, Kabupaten Melawi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengelolaan tembawang oleh masyarakat Desa Batu Onap Kabupaten Melawi KalimantanBarat.Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif.Data dianalisis menggunakan analisis Strength,Weakness, Opportunity, Threat.(SWOT). Maka hasil dari penelitian ini faktor internal kekuatan dankelemahan memiliki nilai sebesar 0,1358,sedangkan faktor eksternal (peluang dan ancaman sebesar -0,0181. Dari hasil SWOT tersebut, maka penggelolaan tembawang berada pada kondisi defensif(kuadranIV) strategi yang harus dilakukan adalah meminimalkan kelemahan dan ancaman.
Copyrights © 2022