Konsumsi tanaman mentimun di Kabupaten Sintang terus meningkat dari tahun ketahun,selain itu penagkaran burung wallet pun semakin banyak dilakukan oleh masyarakat. olehkarena itu produksi tanaman mentimun perlu ditingkatkan, salah satunya dengan memanfaatkankotoran wallet sebagai pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kotoran waletterhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun serta mengetahui dosis yang optimal dalammenghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman Mentimun. Penelitian ini dilaksanakan dengan metodeRancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 4 taraf perlakuan pupuk kotoran wallet dan masingmasingperlakuan diulang 5 kali. Taraf perlakuan tersebut yaitu, K0 = tanpa kotoran walet, K1=1,5 kg kotoran walet/m2 , K2 = 3 kg kotoran walet/m2 , K3 = 4,5 kg kotoran walet/m2 , K4 = 6 kgkotoran walet/m2 . Parameter yang diamati adalah jumlah buah, berat buah dan berat basahberangkasan tanaman mentimun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kotoran waletberpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Pupuk kotoran walet dengandosis sebanyak 6 kg/m2 menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik ditunjukan dengan rata-ratajumlah buah 2,30, berat buah 368,67 gram dan berat basah berangkasan 1010,00 gram.
Copyrights © 2022