Tembawang (Tawang) Semilas merupakan salah satu bentuk agroforestri tradisional di DesaEnsaid Panjang Kabupaten Sintang yang dikelola secara komunal. Penelitian ini dilaksanakan diTembawang Semilas Desa Ensaid Panjang Kabupaten Sintang yang bertujuan untuk mengetahui jenistumbuhan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan bagaimana pemanfaatannya oleh masyarakat di desatersebut. Metode penelitian menggunakaan eksplorasi dalam jalur dengan Panjang jalur 200 meter danlebar 40 meter, serta metode wawancara untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan hasil hutan bukankayu tersebut oleh masyarakat.Hasil penelitian menunjukkan terdapat 9 (Sembilan) jenis tumbuhanHasil Hutan Bukan Kayu yang terdapat di areal Tembawang Semilas dan dimanfaatkan oleh masyarakatDesa Ensaid Panjang, yaitu Asam Maram (Eleidoxa conferta), Bajaka (Spatholobus littoralis Hassk),Rasau/Sendas (Pandanus helicopus), Akar entuyut/Kantong Semar (Nepenthes rafflensiana), UwiTunggal/Rotan Cacing (Calamus javensis Blume), Engkerjai, Uwi Segak/Rotan Sagak (Calamuscaesius Blume), Semukau/Pangka Rebah (Spatholobus sp) dan Akar tangkup/Bajakah Lamai(Spatholobus sp.)Jenis tumbuhan hasil hutan bukan kayu ini dimanfaatkan oleh masyarakat untukpemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti bahan obat-obatan tradisional, bahan makanan olahan danbahan kerajinan.
Copyrights © 2022