Limbah serat kelapa sawit semakin hari semakin meningkat seiring dengan berkembangnya industri kelapa sawit, sedangkan limbah tersebut tidak dimanfaatkan dengan optimal sehingga hanya dibuang dan dibakar saja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan limbah serat kelapa sawit menjadi bahan pembuatan papan komposit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur hot press terhadap sifat ketangguhan komposit polypropene (PP) dengan perbedaan ukuran yaitu 2-5 mm berpenguat serat pelepah kelapa sawit dengan perbedaan temperatur yaitu 190oC, 200oC, 210oC dan 225oC dengan perbandingan komposisi antara serat pelepah sawit dan matriks sebesar 25:75. Metode dalam pembuatan papan komposit dengan cara hot press yaitu dengan menggunakan bahan baku pelepah kelapa sawit yang diambil seratnya dan plastik polypropylene (pp) dalam bentuk bijih dengan ukuran 1-2 mm. Serat pelepah kelapa sawit diolah melalui proses scouring dan bleaching yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatannya. Setelah papan dihasilkan dan dilakukan pengkondisian, selanjutnya papan komposit dievaluasi kualitasnya dengan pengujian fisis dan mekanis dan dilanjutkan dengan analisis data. Hasil penelitian didapat bahwa pada temperatur 225oC didapatkan hasil terbaik, yaitu nilai kerapatan sebesar 0,854 g/cm3 dan nilai kekuatan impak sebesar 14 Joule.
Copyrights © 2022