Permasalahan yang terjadi yaitu guru mengajar lebih sering menggunakan model ceramah dan tanya jawab, serta tidak menggunakan model pembelajaran yang tepat, akibatnya siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan menimbulkan minat siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia menjadi rendah. Untuk mangatasi masalah yang telah dikemukaan di atas adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran aktif. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan salah satunya yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan pendekatan cara belajar peserta didik aktif yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran Reconnecting kepada siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengruh strategi pembelajaran Reconnecting terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X di MA Annajah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis eksperimen two-group posttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes sebagai metode pokok dengan observasi dan dokumentasi sebagai metode pelengkap dengan menggunakan rumus t-tes. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 172 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini Adalah Random Sampling dengan jumlah 38 siswa. Sesuai dengan hasil yang diperoleh t-hitung lebih kecil dari pada nilai t-tabel (1.714< 2.101) yang berarti Ho diterima dan Ha di tolak yang berbunyi: tidak adapengruh strategi pembelajaran Reconnecting terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X di MA Annajah, yang dikarenakan keterbatasan waktu jam pelajaran serta masih banyaknya siswa yang tidak konsentrasi dan kurang memperhatikan pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar didalam kelas sehinggadapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini “tidak signifikan”.
Copyrights © 2022