Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PELATIHAN STRATEGI FEEDBACK EFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN KEPADA GURU SMK Muhtar Ahmad; Muzakkir Muzakkir; Zinnurain Zinnurain; Farida Fitriani; Hastuti Diah Ikawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2880

Abstract

Abstrak: Memberi feedback dalam setiap pembelajaran diyakini efektif untuk menjawab masalah belajar, asalkan guru bisa memahami langkah dan strategi yang sesuai karakter siswa, untuk itu pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh karena itu guru-guru SMK Islam Darussalam sangat membutuhkan pelatihan-pelatihan seperti ini. Target program ini agar guru bisa menguasai, memahami, dan menerapkan strategi umpan balik (feedback) dalam setiap pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu pembinaan secara partisipatif. Adapun teknik pelaksanaan program ini akan dilakukan secara tim yang terdiri dari dosen, ditugaskan untuk mendampingi guru-guru agar pelaksanaan pelatihan berjalan secara optimal. Pelatihan ini dikhususkan guna memantapkan dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan kreativitas mengajar guru di kelas serta memahami metode memberi feedbcak afektif. Program pelatihan ini dilaksanakan di SMK Islam Darussalam dengan melibatkan guru sebagai peserta. Berdasarkan hasil pelaksanaan pelatihan bahwa kemajuan kegiatan hingga laporan ini dibuat telah mencapai 90% mengacu pada proposal yang telah disusun sebelumnya dan serta berdasarkan target awal bahwa: (1) Guru sangat antusias mengikuti proses pelatihan, (2) Guru sudah bisa memahami strategi umpan balik (feedback), (3) Ada inovasi baru bagi guru untuk memecahkan masalah kesulitan belajar siswa, (4) adanya respon baik guru bahwa 85% guru sangat puas, (5) dari mitra yaitu kepala sekolah berharap kegiatan seperti sangat bermanfaat sehingga dapat dilanjutkan kembali untuk program pengabdian berikutnya.Abstract: Providing feedback in each learning is believed to be effective to answer learning problems, provided that teachers can understand the appropriate steps and strategies of the student's character, therefore this training is urgently needed therefore the teachers of SMK Islam Darussalam are in desperate need of training like this. The target of this program is for teachers to master, understand, and implement feedback strategies in each learning. The method used in this training is participatory coaching. The technique of implementing this program will be carried out in a team consisting of lecturers, assigned to accompany the teachers so that the implementation of the training runs optimally. This training is devoted to strengthening and improving teachers' ability to develop the creativity of teaching teachers in the classroom and understand the methods of providing effective feedback. This training program was conducted in SMK Islam Darussalam by engaging teachers as participants. Based on the results of the implementation of the training that the progress of the activities until this report was made has reached 90% refers to the proposals that have been drawn up earlier and based on the initial target that: (1) Teachers are very enthusiastic to follow the training process, (2) Teachers can already understand feedback strategies, (3) There are new innovations for teachers to solve students' learning difficulties, (4) there is a good response of teachers that 85% of teachers are very satisfied, (5) from the partner that is the principal hopes such activities are very useful so that it can be resumed for the next devotional program.
PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN LINKTREE DAN MICROSOFT KAIZALA UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU Farida Fitriani; Muzakkir Muzakkir; Endah Resnandari Puji Astuti; Agus Jayadi; Sony Gunawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5393

Abstract

ABSTRAKTujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring yang mudah dan efisien dengan menggunakan media Linktree dan Microsoft Kaizala untuk menunjang pembelajaran daring. Metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian ini yakni pelatihan pemanfaatan media pembelajaran secara partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun teknik pelaksanaan program ini akan dilakukan secara tim. Tim dosen tersebut ditugaskan untuk mendampingi guru-guru agar pelaksanaan pelatihan agar berjalan secara optimal. Program ini dilaksanakan di SMPN 12 Mataram dengan seluruh guru. Adapun hasil pengabdian pelatihan pemanfaatan media pembelajaran sebagai berikut  (1) Guru aktif mengikuti proses pelaksanaan program pelatihan tersebut, (2) Guru memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menggunakan dan memanfaatkan media pembelajaran, (3) Peningkatan inovasi dan kreativitas guru dalam mengajar dengan memanfaatkan media pembelajaran yang efektif dan efisien. Kata kunci: daring; linktree; media pembelajaran; microsoft kaizala ABSTRACTThe purpose of this training is to improve the understanding and ability of teacher to carrying out easy and efficient online learning by using Linktree and Microsoft Kaizala media to support online learning. The method that will be used in this program is training in the use of leaning media in a participatory with the stages of preparation, implementation, and evaluation. The technique for implementation this program is will be carried out in a team. The team is lecturers assigned to assist the teachers so that the training implementation runs optimally. This program will be implementation at SMPN 12 Mataram with all teachers. The results of this program are (1) teachers actively participate in the process of implementing the training program, (2) the teachers have understanding and ability to use and utilize learning media, and (3) increasing teachers innovation and creativity in teaching by utilizing effective and efficient leaning media. Keywords: linktree; in the network; intructional media; microsoft kaizala
Pengaruh Strategi Pembelajaran Takaku terhadap Penguasaan Konsep Mata Pelajaran Matematika Sekolah Dasar Kelas VI M. Zainal Mustamiin; Muzakkir Muzakkir
FONDATIA Vol 6 No 1 (2022): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.735 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v6i1.1645

Abstract

Learning strategy is one of the most important parts in the learning process so it is necessary for an education to determine the right strategy before the implementation of learning especially in mathematics learning which is believed to be difficult to understand makasimal The purpose of this study to find out the influence of the use of learning strategies takaku on the mastery of the concept of elementary school mathematics class VI B SDN Cakra Negara Mataram. Based on the graph, the average pretest values of 61 and postest 80 mean that there is a significant increase from before treatment and after treatment. Likewise, on the percentage there was a significant increase from before which was 45% and after being given treatment rose to 75%. This shows that there is an influence on the use of Takaku learning strategies on the mastering of concepts in mathematics subjects. In addition, the results of the calculation of research data that have been done are known sig values. 0,000 < 0.005 then Ho and Ha are accepted. This means that the use of Takaku startegi has an effect in increasing the mastery of the concept of mathematics subjects SDN Class B Cakra Negara in 2021/2022.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN RECONNECTING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X DI MA ANNAJAH Ernawati Ernawati; Wiwien Kurniawati; Muzakkir Muzakkir
Lentera Pendidikan Indonesia: Jurnal Media, Model, dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Lingkar Pena Mandiri Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/lpi.v3i1.80

Abstract

Permasalahan yang terjadi yaitu guru mengajar lebih sering menggunakan model ceramah dan tanya jawab, serta tidak menggunakan model pembelajaran yang tepat, akibatnya siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan menimbulkan minat siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia menjadi rendah. Untuk mangatasi masalah yang telah dikemukaan di atas adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran aktif. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan salah satunya yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan pendekatan cara belajar peserta didik aktif yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran Reconnecting kepada siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengruh strategi pembelajaran Reconnecting terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X di MA Annajah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis eksperimen two-group posttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes sebagai metode pokok dengan observasi dan dokumentasi sebagai metode pelengkap dengan menggunakan rumus t-tes. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 172 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini Adalah Random Sampling dengan jumlah 38 siswa. Sesuai dengan hasil yang diperoleh t-hitung lebih kecil dari pada nilai t-tabel (1.714< 2.101) yang berarti Ho diterima dan Ha di tolak yang berbunyi: tidak adapengruh strategi pembelajaran Reconnecting terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X di MA Annajah, yang dikarenakan keterbatasan waktu jam pelajaran serta masih banyaknya siswa yang tidak konsentrasi dan kurang memperhatikan pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar didalam kelas sehinggadapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini “tidak signifikan”.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS II DI SMP NURUL HIKMAH Melly Vusfitasari; Hadi Gunawan Sakti; Muzakkir Muzakkir
Lentera Pendidikan Indonesia: Jurnal Media, Model, dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Lingkar Pena Mandiri Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/lpi.v3i3.92

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas II di SMP Nurul Hikmah Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar IPS siswa kelas II di SMP Nurul Hikmah Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II dengan jumlah 51 orang siswa. Penentuan sampel penelitian menggunakan sampel jenuh. Alat pengumpul data menggunakan tes kognitif. Analisis data uji statistik menggunakan rumus t-test post-test varians. Hasil belajar dalam penelitian ini dibatasi pada ranah kognitif. Rata-rata hasil belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick yaitu 80 sedangkan untuk pembelajaran konvensional yaitu 64,16. Terdapat pengaruh yang positif dari penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhada hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Dapat dilihat dari hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh t-hitung > t-tabel yaitu 5,35 > 1,672. Hal ini berarti hipotesis diterima maka terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas II di SMP Nurul Hikmah.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DAN DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Widy Wafiq Lestari; Hadi Gunawan Sakti; Muzakkir Muzakkir
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i2.31137

Abstract

This study aims to analyze the comparative effectiveness of Inquiry and Discovery learning models on students’ cognitive learning outcomes in Grade X Indonesian language classes at SMKN 3 Mataram. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 30 students selected through simple random sampling. Data were collected using a 30-item multiple-choice test as the main instrument, supported by observation and documentation. Data were analyzed using a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed that the Inquiry model increased the mean score from 59.5 (pretest) to 70.8 (posttest), with a t-value of 76.40, while the Discovery model increased the mean score from 59.8 to 75.7, with a t-value of 113.90. Both models significantly improved students’ cognitive learning outcomes since the calculated t-values exceeded the t-table value (1.699). However, the Discovery model demonstrated a higher improvement compared to the Inquiry model. These findings indicate that student-centered learning models based on constructivist principles are effective in enhancing cognitive achievement, with Discovery Learning showing greater effectiveness in the context of Indonesian language learning at the vocational high school level.
PERBANDINGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK DENGAN BUSY BOOK TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PEMBELAJARAN IPA KELAS VII DI SMPN 2 SAKRA BARAT TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Baiq Nia Heraniwati; Zinnurain Zinnurain; Muzakkir Muzakkir
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i3.15074

Abstract

  ABSTRACT Low student interest in learning Natural Sciences (IPA), characterized by limited attention, participation, enthusiasm, and involvement, as well as the limited variety of learning media, provided the basis for this study. This study aimed to determine the difference in students’ learning interest between the use of Big Book and Busy Book media in the Classification of Living Things topic among seventh-grade students at SMPN 2 Sakra Barat, East Lombok Regency, in the 2025/2026 academic year. This study employed a quantitative approach with a comparative research design. The population consisted of all seventh-grade students, with a sample of 60 students comprising 30 students in the Big Book group and 30 students in the Busy Book group, selected using purposive sampling. The primary data were collected through a Likert-scale learning interest questionnaire, while observation was used to obtain information about the implementation of learning activities and student engagement during the learning process, and documentation was used as supporting research data. The questionnaire instrument was tested for validity, while the learning interest data were analyzed using descriptive statistics, a homogeneity test, and an Independent Samples t-Test. The results showed that the mean learning interest score of the Big Book group was 71.87 with a standard deviation of 8.557, whereas the Busy Book group obtained a mean score of 106.40 with a standard deviation of 7.020. The homogeneity test showed a significance value of 0.342 > 0.05, while the Independent Samples t-Test produced t = -17.089, df = 58, and Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05. Therefore, there was a significant difference in learning interest between students who used Big Book and Busy Book media. The Busy Book group had a higher mean learning interest score, with a difference of 34.53 points compared with the Big Book group. These findings indicate that Busy Book can be considered an alternative interactive learning medium for Natural Sciences instruction, particularly in the Classification of Living Things topic, with the interpretation limited to the difference in learning interest identified in this study. ABSTRAK Rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yang ditandai dengan kurangnya perhatian, partisipasi, antusiasme, dan keterlibatan siswa, serta penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi, menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar siswa antara penggunaan media Big Book dan Busy Book pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup kelas VII SMPN 2 Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII, dengan sampel sebanyak 60 siswa yang terdiri atas 30 siswa kelompok Big Book dan 30 siswa kelompok Busy Book, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data utama dikumpulkan melalui angket minat belajar skala Likert, sedangkan observasi digunakan untuk memperoleh informasi mengenai keterlaksanaan pembelajaran dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, serta dokumentasi digunakan sebagai data pendukung penelitian. Instrumen angket diuji validitasnya, sedangkan data minat belajar dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat belajar kelompok Big Book sebesar 71,87 dengan standar deviasi 8,557, sedangkan kelompok Busy Book sebesar 106,40 dengan standar deviasi 7,020. Hasil uji homogenitas menunjukkan nilai signifikansi 0,342 > 0,05, sedangkan Independent Samples t-Test menghasilkan nilai t = -17,089, df = 58, dan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan minat belajar yang signifikan antara siswa yang menggunakan media Big Book dan Busy Book. Kelompok Busy Book memiliki rata-rata skor minat belajar lebih tinggi dengan selisih 34,53 poin dibandingkan kelompok Big Book. Temuan ini menunjukkan bahwa Busy Book dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup, dengan interpretasi terbatas pada perbedaan minat belajar yang ditemukan dalam penelitian ini.
EFEKTIVITAS BLOCKLY GAME BERBASIS DRAG AND DROP TERHADAP MINAT BELAJAR INFORMATIKA SISWA SMP Intan Dwi Lestari; Hadi Gunawan Sakti; Muzakkir Muzakkir
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i3.15077

Abstract

ABSTRACT Interactive learning media is one alternative that can be used to increase student engagement in the learning process. This study aims to determine the effectiveness of using Blockly Game as an interactive learning medium on students’ learning interest. The study employed a quasi-experimental method with a Non-equivalent Control Group Design. The subjects consisted of 64 students, divided into an experimental group of 32 students and a control group of 32 students. The experimental group received learning using Blockly Game, while the control group received conventional instruction. Data on students’ learning interest were collected using a questionnaire based on learning interest indicators and analyzed using descriptive statistics and an Independent Samples t-Test. The results showed a difference in learning interest between the experimental and control groups, with the experimental group obtaining a higher learning interest score than the control group. The statistical test indicated that the difference was statistically significant. Therefore, Blockly Game can be considered an alternative interactive learning medium to support students’ learning interest compared with conventional instruction. ABSTRAK Penggunaan media pembelajaran interaktif menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Blockly Game terhadap minat belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen (quasi-experiment) dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas 64 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 32 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 32 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan Blockly Game, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran dengan metode konvensional. Data minat belajar dikumpulkan menggunakan angket berdasarkan indikator minat belajar dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan skor minat belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Dengan demikian, penggunaan Blockly Game dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran interaktif untuk mendukung minat belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
Pengaruh Model Collaborative Learning Buzz Group terhadap Minat Belajar Bahasa Indonesia Siswa SMK Usman Safi&#039;i; Hastuti Diah Ikawati; Muzakkir Muzakkir
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk81485

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of the Buzz Group Collaborative Learning Technique Learning Model on students' learning interests in Indonesian Language Class X Culinary subjects at SMK Negeri 1 Lingsar, West Lombok Regency. This research was motivated by initial observations that showed that the variety of teachers' learning models was still limited, so that the learning process seemed monotonous and had an impact on the low activity and interest in learning of students. The study uses a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design, involving all 64 students of Class X Culinary as a saturated sample. Data were collected through Likert scale learning interest questionnaires, observations, and documentation, then analyzed using a t-test (paired sample t-test) after meeting the requirements for normality and homogeneity of data. The results showed that the average learning interest score increased from 77.25 in the pretest to 97.45 in the posttest, with an average difference of 20.20 points. The hypothesis test obtained a t-value of -14.057, df 128, and a significance of 0.000 (<0.05), so that H0 was rejected and Ha was accepted. These findings prove that the application of the Buzz Group technique has a significant effect on increasing students' interest in learning, in line with Vygotsky's theory of social interdependence and Barkley's view of collaborative learning. This study recommends the Buzz Group technique as an alternative effective learning strategy to foster the interest in learning Indonesian of vocational school students, as well as suggest further research with a control group experimental design to strengthen the validity of the findings.