Tujuan penelitian ini untuk mengkaji mengenai pengaruh model latihan yang dikaitkan dengan latar belakang orang tua terhadap peningkatan kondisi fisik atlet Bola Basket Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi dari penelitian ini adalah atlet Bola Basket SMAN 2 Bandung dengan jumlah sampel 20 atlet. Pemberian perlakuan dilakukan sebanyak 16 kali, sedangkan waktu penelitian dilakukan selama 6 minggu atau 43 hari, dalam satu minggu perlakuan diberikan sebanyak 3 kali pertemuan. Analisis dan rujukan yang telah dilakukan meliputi tes fisik dan analisis tentang, 1) Menentukan Daya Tahan (1) Bleep Test (VO2MAX), Kecepatan yaitu (2) Sprint 20 m, dan (3) Sprint 20 m x 4 (4) Shuttle Run (5) Sit And Reach (Flexibility) Kekuatan Meliputi (6) Push Up, (7)Sit Up,(8) Back Up, dan Power (9) Vertical Jump. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Secara keseluruahn model latihan dan Latar belakang orang tua memberikan pengaruh terhadap Peningkatan kondisi fisik; 2) Terdapat interaksi antara model latihan dan Latar belakang orang tua terhadap pada peningkatan kondisi fisik; 3) Tidak Terdapat perbedaan pengaruh model latihan GPPS dengan Model Complex training terhadap peningkatan kondisi fisik bola basket pada atlet yang berlatar belakang orang tua olahragawan; 4) Tidak Terdapat perbedaan pengaruh model latihan GPPS dengan Model Complex training terhadap peningkatan kondisi fisik bola basket pada atlet yang berlatar belakang orang tua non olahragawan
Copyrights © 2022