Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi pemikiran Paulo Freire terhadap praktik pendidikan di Indonesia terutama tentang kebijakan kurikulum merdeka dan tawaran Paulo Freire terhadap persoalan yang dihadapi dalam dunia pendidikan kita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi pustaka di mana peneliti mengumpulkan berbagai sumber penelitian dan referensi lainnya yang dapat digunakan untuk menjelaskan dan memecahkan persoalan yang dikemukakan. Persoalan yang dikaji dalam penelitian ini berkaitan dengan praktik pelaksanaan kurikulum yang tidak merata karena sumber daya manusia yang tidak memungkinkan untuk dilakukan standarisasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan perspektif pedagogi kritis dari tokoh filsafat pendidikan, yakni Paulo Freire. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi antara pemikiran Paulo Freire dan kurikulum Merdeka. Poin penting yang menjadi titik tumpu adalah kebebasan dan kemerdekaan untuk mendapatkan pendidikan adalah hak setiap warga Negara. Namun perlu dipertimbangkan karakteristik wilayah terutama keberpihakan terhadap masyarakat dan wilayah yang masih tertinggal dalam dunia pendidikan. Rekomendasi yang diajukan kepada pihak pemerintah adalah agar dilakukan pemerataan pendidikan serta percepatan pembangunan di daerah tertinggal.
Copyrights © 2022