Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10

Program Kosabangsa pada Masyarakat Kelompok Tani Sagu di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat

Darma Darma (Jurusan Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Papua)
Reniana Reniana (Jurusan Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Papua)
Risma Situngkir (Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Papua)
Asmi Citra M. (Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin)
Nasrum Masri (Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin)
Amran Laga (Jurusan Mikro Biologi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin)
Abdul Azis (Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin)



Article Info

Publish Date
26 Nov 2022

Abstract

Abstrak. Program kosabangsa ini bermitra dengan masyarakat kelompok tani sagu yang berlokasi di Distrik Masni Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.  Permasalahan yang dihadapi mitra adalah: (1) kapasitas produksi rendah baik kuantitas maupun kualitas, (2) produk hanya berupa pati basah, (3) pengelolaan usaha masih dilakukan secara kekeluargaan dan (4) pemasaran masih terbatas pada distrik setempat.  Program yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut yaitu (1) peningkatan kapasitas produksi, (2) diversifikasi produk, (3) peningkatan pengetahuan tentang manajemen usaha dan (4) perluasan promosi pasar.  Metode yang digunakan adalah introduksi mesin-mesin pengolahan sagu dan dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pengoperasian mesin tersebut, pelatihan manajemen usaha dan pelatihan pengemasan produk.  Hasil yang dicapai dari program ini adalah: (1) mitra memiliki aset baru berupa satu paket mesin pengolahan sagu yang terdiri dari mesin parut sagu, mesin ekstraksi pati sagu, mesin penggiling pati sagu, alat pengering bertenaga surya serta perangkat pendukung yaitu bangunan tempat pengolahan, pompa air dan bak pengendapan pati, (2) mitra beralih dari metode pengolahan sagu secara tradisional ke pengolahan mekanis, (3) produk mitra tidak hanya pati basah tapi juga pati kering dan (4) terjadi peningkatan produksi pati basah dari 318 kg/bulan menjadi 954 kg. Kata kunci: distrik masni, ekstraksi pati sagu, mesin pengolahan sagu, parut sagu

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

semnaslpm

Publisher

Subject

Chemistry

Description

Seluruh artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian tahun 2019 bukan merupakan opini dan pemikiran dari ...