Jurnal Pendidikan dan Konseling
Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling

Hubungan Antara Burnout dengan Academic Procrastination pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Tahap Akademik

Cornelia Kartika Matthew (Universitas Tarumanagara)
Yoanita Widjaja (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

Burnout merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan keadaan kelelahan fisik dan mental, meningkatnya perasaan negatif atau sinisme, berkurangnya efektivitas dalam melakukan sesuatu dan sering beranggapan bahwa dirinya tidak kompeten. Mahasiswa yang mengalami burnout dan jenuh terhadap suatu proses pembelajaran lebih rentan untuk melakukan prokrastinasi akademik atau menunda tugas yang diberikan oleh dosen. Banyak mahasiswa yang melakukan penundaan dalam mengerjakan tugas, sehingga tugas yang seharusnya dikerjakan lebih awal tidak selesai dikerjakan dan semakin banyak tugas yang menumpuk. Ini dapat membuat mahasiswa menjadi semakin tertekan dan dapat menyebabkan burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara tahap akademik. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional dan dilakukan pada 182 mahasiswa FK UNTAR tahap akademik. Pengumpulan data menggunakan kuesioner secara daring dan data dianalisis menggunakan uji statistic analysis of variance (ANOVA). Mahasiswa mengalami burnout ringan 4 (2,2%), burnout sedang 173 (95,1%), burnout berat 5 (2,7%), dan mean pada prokrastinasi akademik 25,43. Temuan ini secara statistic didapatkan p-value sebesar 0,499 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara burnout dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara tahap akademik.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jpdk

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...