Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk mengetahui kesulitan peserta didik dalam memecahkan masalah matematika materi pecahan ditinjau dari kemampuan metakognisi dan Untuk mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan peserta didik dalam memecahkan masalah matematika materi pecahan ditinjau dari kemampuan metakognisi. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan siswa kelas III, guru kelas III dan Orang tua siswa. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik sampling. Hasil penelitian menunjukan: Peserta didik kemampuan metakognisi tinggi mengalami kesulitan paling sedikit dalam memecahkan masalah. Peserta didik kemampuan metakognisi tinggi hanya mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah soal cerita. Peserta didik kemampuan metakognisi sedang mengalami lebih sedikit kesulitan dibandingkan peserta didik kemampuan metakognisi rendah. Peserta didik kemampuan metakognisi sedang mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah soal cerita dan kesulitan mengitung. Peserta didik dengan kemampuan metakognisi rendah mengalami paling banyak kesulitan. Peserta didik dengan kemampuan metakognisi rendah mengalami kesulitan dalam memahami masalah soal cerita, kesulitan dalam menghitung, dan kesulitan membaca. Kesulitan peserta didik dalam memecahkan masalah disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi: (1) sikap siswa (2) fisiologis (3) minat belajar (4) motivasi siswa dan (5) metakognisi. Faktor eksternal meliputi (1) peralatan belajar, dan (2) lingkungan keluarga.
Copyrights © 2023