Meningkatkan kinerja guru melalui program profesionalisasi sudah bukan hal asing lagi bagi guru, namun kenyataannya profesionalisasi masih belum maksimal dilaksanakan. Dibutuhkan adanya suatu dorongan atau bimbingan dan semacam “pancingan” bagi guru untuk melakukan perbaikan. Dorongan atau bimbingan bagi guru untuk melaksanakan evaluasi dan usaha profesionalisasi dapat dilakukan oleh seorang pemimpin di lembaga tempatnya bekerja, dalam hal ini seorang pemimpin yang dimaksud adalah kepala sekolah. Kepala sekolah hendaknya dapat menjadi sosok yang berkontribusi langsung dalam upaya profesionalisasi dan meningkatkan kinerja guru. Bimbingan atau dorongan yang diberikan kepala sekolah kepada guru lebih dikenal dengan istilah supervisi. Kepala sekolah selaku supervisor berkewaiban untuk memahami teknik supervisi dan memberikan layanan yang terbaik kepada guru sehingga bisa memberikan dampak yang positif bagi kemajuan sekolah. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan beberapa teknik supervisi individu yang diharapkan bisa diimplementasikan oleh para supervisor sehingga bisa memberikan dampak pada peningkatan kinerja guru. Tulisan ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku dan jurnal penelitian.
Copyrights © 2022