Transformator merupakan peralatan yang paling merasakan adanya harmonik, karena letaknya yang lebih dekat terhadap beban. Pada transformator, harmonik arus (THD% I) akan menyebabkan peningkatan rugi-rugi tembaga (Cu), sedangkan harmonik tegangan (THD% V) menyebabkan peningkatan rugi-rugi arus Eddy (Eddy Current) sehingga terjadi kerugian daya dan peningkatan temperatur. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gangguan harmonik pada transformator 3 phasa dari pemakaian beban non linier dengan cara mengidentifikasi tingkat dominan harmonik, THD % arus maupun tegangan, peningkatan temperatur dan estimasi kerugian daya yang dimonitoring secara real-time menggunakan software IoT Blink. Hasil pengujian menunjukkan bahwa harmonisa arus pada transformator 3 phasa menimbulkan rugi – rugi tembaga (Cu) sebesar 0,0424 pu (setara 57,98 W) dan rugi arus eddy sebesar 0,0370 p.u (setara 50,60W).
Copyrights © 2022