Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

KONSEP SINYAL INFORMASI PADA STASIUN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PLTBg POME Stieven N. Rumokoy; Dezetty Monika; Langlang Gumilar
CCIT Journal Vol 12 No 1 (2019): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.212 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v12i1.602

Abstract

Biogas Electrical Power Plant require a good operational system. Good operational system could be mean there is a clear information about the condition from field. To make easier to get information from field, a concept of signal reader which picturing actual condition can be build. In Biogas Electrical Power Plant from POME (Palm Oil Mill Effluent), there is a Waste Water Treatment Station. The Operation of Waste Water Treatment Station should be well and safe operated, to reducing hazardous content of the waste water and get Biogas as a side product. On that operation, every equipment in that field need the right information for control purpose. The require signal analysis in waste water treatment station to get information actual condition from field to the main control has been done. It needs some signal such as Actif-unactif Status Indicator, Level Indicator, Flow Meter Indicator, Temperature Indicator, Pressure Indicator for Liquid and Pressure Indicator for Gas, respectively. This kind of signal as an information from field (Waste Water Treatment Station) to make operation easier and safe.
Miniature Penentuan Kesediaan Parkir Otomatis 3 Lantai Berbasis PLC Dan HMI Dezetty Monika
Electrices Vol 3 No 1 (2021): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v3i1.3919

Abstract

Tempat parkir merupakan salah satu fasilitas yang harus memadai dan nyaman bagi penghuni yang memiliki kendaraan. Pada kenyataannya, saat ini sistem parkir yang digunakan masih bermasalah. Masalah yang ditimbulkan dalam sistem parkir adalah kurangnya informasi mengenai lahan parkir yang kosong serta penempatan kendaraan yang tidak sesuai sehingga sering kali pemilik kendaraan membutuhkan waktu yang lama untuk sekedar menemukan tempat parkir yang kosong. Berdasarkan hal itu diperlukan sebuah sistem monitoring parkir yang memudahkan pengendara kendaraan yang hendak parkir. PLC (Programmable Logic Controller) adalah suatu alat berbasis mikroprosesor yang dapat diprogram untuk mengontrol dan mengendalikan proses mesin secara otomatis. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat miniatur sistem parkir bertingkat otomatis dengan menggunakan kendali berbasis PLC (Programmable Logic Controller) dan HMI (Human Machine Interface). Pembuatan miniatur tempat parkir bertingkat jumlah 12 ruang parkir dengan ukuran miniature yaitu tinggi 80 cm, lebar 45 cm dan panjang 60 cm. Sistem Human Machine Interface (HMI) sebagai interface atau tampilan penghubung antara manusia dengan mesin untuk menjalankan dan mengontrol alat yang sudah dibuat. Hasil tampilan tersedianya lahan parkir akan tampil di layar LCD. Pada tampilan LCD, pengendara kendaraan dapat memilih lantai dan posisi tempat parkir, serta mengetahui jika lahan parkir penuh.
Smart Mirror Berbasis Raspberry Pi 4 untuk Home Automation Aldo Dwi Prasetya; Muhammad Daffa Raihan Ma'arif; Shania Syaharani; Imam Halimi; Dezetty Monika
Electrices Vol 3 No 1 (2021): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v3i1.4136

Abstract

Smart Mirror merupakan cermin dua arah dengan tampilan elektronik di belakang kaca. Smart Mirror dapat menampilkan berbagai jenis informasi dalam bentuk widget dan akan berguna bagi individu yang ingin melakukan banyak tugas dan tetap mendapat informasi. Alat ini dapat dikontrol dengan voice command atau dengan berupa sentuhan pada IR Frame untuk mengaktifkan voice detector. Untuk mengetahui apakah alat ini berfungsi dilakukan metode pengujian dengan melihat sistem dan proses secara keseluruhan pada alat dimulai dari tampilan grafis Smart Mirror, fungsi sensor pendukung, fungsi komponen, dan fungsi Voice Assistant sebagai Home Automation. Dimana masing-masing pengujian tersebut memiliki tahapan yang berbeda-beda tergantung dengan apa yang akan diuji. Kemudian didapatkan hasil bahwa tampilan grafis Smart Mirror, fungsi sensor pendukung, fungsi komponen, dan fungsi Voice Assistant sebagai Home Automation dapat berfungsi dengan baik. Namun, pada pengukuran kelembapan udara terdapat kesalahan dimana data yang terukur tidak terbaca. Untuk durasi lamanya waktu dari beban merespon adanya perintah. Masing-masing beban yang digunakan pada penelitian ini dapat berhasil merespon adanya perintah dengan durasi waktu antara 5 – 8,5 detik. Dimana, beban yang paling cepat merepon perintah ialah lampu merk Bardi dan beban yang paling lama untuk merespon perintah ialah saklar 2.
Pengembangan Metode Pembelajaran Mata Kuliah Sistem Distribusi Daya Listrik Berbasis Lingkungan Dengan Pendekatan Teknologi Stieven Netanel Rumokoy; Langlang Gumilar; Dezetty Monika
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v30i1p55-65

Abstract

Metode dalam mengajar untuk mencapai tujuan pemahaman terus berkembang. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi. Metode pembelajaran yang baik akan mempengaruhi pencapaian pembelajaran yang baik pula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan konsep pengembangan metode pembelajaran pada mata kuliah Sistem Distribusi Daya berbasis lingkungan dengan pendekatan teknologi. Dari hasil pelaksanaan, proses pengembangan metode pembelajaran pada mata kuliah Sistem Distribusi Daya berbasis lingkungan dengan pendekatan teknologi, dapat disimpulkan bahwa materi pengajaran dapat tersusun dengan sistematis dengan dilengkapi materi yang aplikatif yang diambil dari lingkungan Politeknik Negeri Manado. Mahasiswa dapat memahami dengan baik dibuktikan dengan hasil akhir dan bukti test yang dapat memenuhi Capaian Pembelajaran. Proses pembelajaran terlaksana lebih mudah dengan bantuan teknologi
PEMANFAATAN PLTS SEBAGAI SUMBER ENERGI AKUAPONIK DI DESA LEUWI KARET, KAMPUNG GUHA KULON, KLAPA NUNGGAL KABUPATEN BOGOR Dezetty Monika; Muchlishah Muchlishah; Murie Dwiyaniti
Dharmakarya Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v11i1.36267

Abstract

Pada era pandemi mengakibatkan sebagian besar mata pencaharian warga masyarakat Kampung Guha Kulon Desa Leuwikaret Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor dengan bercocok tanam dan bekerja serabutan. Sayangnya lahan disekitar kampung tersebut tidak cocok untuk ditanami tanaman sayur mayur dan kolam ikan. Kondisi tanah desa tersebut tanah cadas dan berkapur, sehingga sumber kebutuhan air susah didapat terutama pada musim kemarau. Karena kondisi tersebut menyulitkan warga memenuhi kebutuhan ekonomi dan gizi masyarakat. Sehingga pada pengabdian masyarakat Berbasis Kelompok Dosen akan melakukan kegiatan penerapan akuaponik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hasil dari kegiatan ini menunjukan sayur mayur yang ditanam seperti pokcoy dan kangkung dapat dipanen dalam waktu sekitar 3 minggu dan lele dapat dipanen dalam waktu 40hari. Dan dengan menggunakan PLTS masyarakat juga dapat menghemat biaya energi listrik sebesar 20 ribu rupiah per bulannya. Dengan demikian, diharapkan masyarakat akan terbantu secara ekonomi dan peningkatan kecukupan pemenuhan gizi masyarakat dengan sistem bercocok tanah menggunakan akuaponik dengan sumber energi berbasis PLTS, dimana energi tersebut bersumber dari cahaya matahari.
PEMANFAATAN REFLEKTOR UNTUK PENINGKATAN DAYA LUARAN PANEL SURYA Isdawimah *; Nuha Nadhiroh; Muchlishah *; Dezetty Monika; Arum Kusuma Wardhany; Ajeng Bening Kusumaningtyas
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 21 No. 3 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v21i3.4723

Abstract

The Government of Indonesia has committed to support the development of solar power plant, while the efficiency of solar panels still around 5-16%. There are several methods to increase the output power of solar panel, but mostly consume a big portion of energy from solar power plant. The objective is to identify an off-grid solar power plant optimization method with smaller power consumption. The proposed optimization method is to add a reflector that can be positioned to direct sunlight so that it always hits the solar panel, so that the solar panel is able to produce electrical power optimally. This method can save the use of electrical power, because the weight of the reflector is much lighter than solar panels. The position of the reflector can be adjusted automatically based on feedback from the monitoring system. Off Grid solar system consisting of solar panels, batteries, solar charge controller (SCC), inverters, safety against overloads, short circuits and lightning strikes and mounted reflectors that can be adjusted in position, so that a lot of sunlight hits the solar panels so that the solar panel output power increase. In choosing the type of reflector, several things need to be considered, namely weight, refractive index, size, shading effect and the reflector's resistance to wind, impact and shock. Data retrieval is carried out automatically with a monitoring system to measure and store data when testing solar power system without reflectors and with reflectors in various positions. Data retrieval is based on IEC Standard 61724, while data processing is based on IEA-PVPS T2-01, 2000. Installing reflectors on solar panels is proven to increase the output power of solar panels, where aluminum reflectors and flat mirrors produce the greatest output power at an angle of 83°. Flat mirror reflectors produce a greater increase in solar panel output power compared to flat aluminum reflectors
Testing of Deliver Active Power for Operation Sub–Sync and Super-Sync on Doubly Fed Induction Generator Applied in Wind Turbine Mutiar; Siswandi; Yessi Marniati; Nurhaida; Dezetty Monika
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 2 No. 3 (2022): IJRVOCAS - December
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v2i3.152

Abstract

Technology developments related to the renewable energy industry are increasing, one example of wind power generation technology which has several relationship configurations with generator. This system configuration is known a wind generator with a DFIG (Double Fed Induction Generator). This system can supply active power from the induction generator stator connected directly to the network while the rotor is connected to the network through a back to back converter. The operation of the double feeder induction generator (DFIG) consists of two conditions, the first condition is super-synchronous where power will be transmitted from the rotor through the converter to the network and the second condition is sub-synchronous where the rotor will absorb power from the network through the converter. This research was conducted to determine the active power distribution in two operating conditions of a double feeder induction generator. Generator power delivery increases for sub-synchronous and super-synchronous operation when active MSC increases from 10% to 60% and generator speed is constant. For a changing speed and a constant active MSC, constant power distribution from the generator (PDFIG) is obtained.
PELATIHAN PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS MASYARAKAT DESA WIROMARTAN KEBUMEN Nuha Nadhiroh; Dezetty Monika; Kusnadi; Muchlishah; Devid Gilberd Siregar; Saswiki Parawansa; Winda Yuniasih
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.22222

Abstract

The wind is renewable energy. Wind energy is used in wind power plants (PLTB) to generate electricity. At PLTB, a generator will convert wind energy into electrical energy. This community service was conducted in Wiromartan Village, Mirit District, Kebumen Regency. The area is located in the southern coastal area of ​​the Java Sea, so the location has sufficient wind potential to turn wind turbines. The conditions at night in Wiromartan Village still lack street lighting, so the PLTB construction is used to load street lighting. This service is carried out between May and July 2022 with activities in the form of training on PLTB construction and road lighting on the access that connects Daendels Street and the South Coast Route. PLTB installed with a capacity of up to 500 Watts uses a horizontal wind turbine with five blades and one battery with a 12 V 100 Ah capacity. The result of the dedication is in the form of the residents' skills of Wiromartan Village, who can operate and maintain the PLTB with a load of 7 street lighting lamps for 12 hours (18.00 to 06.00 local time) every day. Street lighting can support community travel activities and increase people's productivity at night.  ---  Angin merupakan salah satu energi terbarukan. Energi angin digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) untuk menghasilkan listrik. Pada PLTB terdapat generator yang akan mengkonversi energi angin menjadi energi listrik. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Daerah tersebut berada di wilayah pesisir pantai selatan Laut Jawa sehingga lokasi tersebut memiliki potensi angin yang cukup untuk memutar turbin angin. Kondisi malam hari di Desa Wiromartan masih minim penerangan jalan sehingga pembangunan PLTB dimanfaatkan untuk beban lampu penerangan jalan. Pengabdian ini dilaksanakan antara bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2022 dengan kegiatan berupa pelatihan pembangunan PLTB dan penerangan jalan pada akses yang menghubungkan antara Jalan Daendels dan Jalur Pantai Selatan. PLTB terpasang berkapasitas hingga 500 Watt menggunakan turbin angin tipe horizontal dengan jumlah blade sebanyak 5 buah serta satu buah baterai berkapasitas 12 V 100 Ah. Hasil pengabdian berupa keterampilan warga Desa Wiromartan yang dapat mengoperasikan dan memelihara PLTB dengan beban 7 buah lampu penerangan jalan dengan durasi penyalaan selama 12 jam (pukul 18.00 hingga 06.00 waktu setempat) setiap harinya. Dengan adanya lampu penerangan jalan tersebut dapat mendukung aktivitas perjalanan masyarakat dan menambah produktifitas masyarakat di malam hari.
Konsep Pencegahan Kematian Ikan Hias Dengan Sistem IoT Terintegrasi Energi Surya Pada Usaha Ikan Skala Besar Stieven Netanel Rumokoy; Chelin S. Tumiwa; Andreas C. Y. Lengkey; Putri Kapiso; Tesalonika Maundeng; Lang-lang Gumilar; Dezetty Monika
Jurnal Elektrik Vol 2 No 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberlangsungan budidaya ikan hias menggunakan aquarium sangat bergantung pada energi listrik. Pada umumnya, sirkulasi air membutuhkan pompa listrik untuk tenaga penggeraknya. Pada khasus pemadaman dari sumber listrik utama, pengusaha ikan hias perlu mempersiapkan cadangan sumber energi listrik mandiri. Dalam usaha peternakan ikan skala besar. Faktor lainnya yang perlu dijaga dalam pemeliharaan ikan hias adalah ketepatan pemberian makan, pH air, pencahayaan, dan sistem monitoring visual. Kelalaian dalam pengaturan hal-hal diatas dapat beresiko matinya ikan hias. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsep pengaturan otomatis pemeliharaan ikan hias dengan sistem PLTS sebagai backup energi. Metode yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari studi literatur yang kemudian dilanjutkan dengan perancangan konsep sistem kontrol. Konsep sistem kontrol dan monitoring proses pemeliharaan berdasarkan sistem IoT. Konsep sistem kemudian dirancang dengan sumber energi surya untuk backup energi. Berdasarkan skenario sistem kontrol pemeliharaan ikan dengan sistem ini akan mencegah kematian ikan pada usaha peternak ikan hias.
PENERAPAN IEEE 519-2014 TERHADAP IDENTIFIKASI DISTORSI HARMONISA PADA TRANSFORMATOR 3 FASA Wardhany, Arum Kusuma; Monika, Dezetty; Gumilar, Langlang
Jurnal Teknik Elektro Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v12i2.835

Abstract

Transformator merupakan peralatan yang paling merasakan adanya harmonik, karena letaknya yang lebih dekat terhadap beban. Pada transformator, harmonik arus (THD% I) akan menyebabkan peningkatan rugi-rugi tembaga (Cu), sedangkan harmonik tegangan (THD% V) menyebabkan peningkatan rugi-rugi arus Eddy (Eddy Current) sehingga terjadi kerugian daya dan peningkatan temperatur. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gangguan harmonik pada transformator 3 phasa dari pemakaian beban non linier dengan cara mengidentifikasi tingkat dominan harmonik, THD % arus maupun tegangan, peningkatan temperatur dan estimasi kerugian daya yang dimonitoring secara real-time menggunakan software IoT Blink. Hasil pengujian menunjukkan bahwa harmonisa arus pada transformator 3 phasa menimbulkan rugi – rugi tembaga (Cu) sebesar 0,0424 pu (setara 57,98 W) dan rugi arus eddy sebesar 0,0370 p.u (setara 50,60W).