Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi)
Vol 1, No 2 (2015): Agama, Nasionalisme, dan Karakter Kebangsaan

MEMBONGKAR MITOS DUSUN GRIBIGAN SEBAGAI TEMPAT TERLARANG BAGI APARATUR NEGARA (Sebuah Tinjauan Antropologi Agama)

AM Wibowo (Peneliti Balai Litbang Agama Semarang)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menggambarkan sejarah asal usul mitos di Dusun Gribigan Desa Wedung Kecamatan Wedung Kabupaten Demak; (2) Mendeskripsikan alasan Tentara dan Aparat Pemerintah (PNS) dilarang atau merasa takut memasuki daerah tersebut; (3) Mengetahui usaha-usaha yang dilakukan untuk mematahkan mitos Gribigan. Penelitian ini berhasil menemukan 3 temuan berdasar metode fenomenoligi: (1) Asal mula mitos Gribigan yang didasarkan pada tiga versi yaitu; versi lurah Jamaludin, Mbah Salim dan Suwandi, serta versi Solikhul Hadi. Ketiga versi tersebut berujung sama yaitu Dusun Gribigan sebagai daerah yang ditakuti oleh aparat pemerintah karena mitologinya; (2) aparat pemerintah khususnya sebagian tentara, polisi, serta pegawai negeri lainnya merasa takut karena terdapat mitos bahwa mereka akan segera menemui kemalangan atau kematian setelah berkunjung ke dusun tersebut; (3) Usaha untuk mematahkan Mitos Gribigan adalah dengan mendekonstruksi ulang cerita mitos Gribigan yang dimulai pada zaman penjajahan Belanda hingga pasca kemerdekaan Indonesia.Kata kunci: Mitos, Gribigan, daerah terlarang, PNS, Tentara

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

smart

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

JURNAL SMART is a peer-reviewed journal which is published by Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang, as a medium for disseminating and exchanging ideas on socio-religious discourse. This Journal publishes current original research on the field of religious life, religion and religious ...