Pembelajaran secara daring selama pandemi Covid-19 berpotensi besar menyebabkan penurunan kemampuan belajar peserta didik. Salah satu kemampuan belajar yang perlu dianalisis adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi yang berkaitan dengan pemahaman konsep. Analisis tersebut sangat diperlukan sebagai bahan pertimbangan penentuan strategi pembelajaran yang tepat pada masa pembelajaran tatap muka di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam merepresentasikan grafik hubungan kecepatan terhadap waktu. Subyek penelitian terdiri dari 104 mahasiswa Semester 1 Prodi Pendidikan IPA Universitas Tidar yang mengikuti perkuliahan Mekanika dan Fluida. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan instrumen berupa empat soal pilihan ganda beralasan yang diadaptasi dari FMCE. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara statistik deskriptif untuk mengetahui pemahaman dan kesulitan mahasiswa dalam menganalisis grafik hubungan kecepatan terhadap waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata 65% mahasiswa telah memahami grafik hubungan kecepatan terhadap waktu. Kesulitan yang dialami mahasiswa dalam representasi grafik berkaitan dengan konsep perpindahan, arah gerak benda, dan keadaan benda yang berhenti. Berdasarkan teori belajar kognitif, kemampuan mahasiswa dalam menganalisis grafik setelah mengikuti pembelajaran tatap muka berkaitan dengan kemampuan berpikir secara abstrak sesuai dengan tahap perkembangan kognitif formal operasional.
Copyrights © 2022