ABSTRAKMasalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita usia subur (WUS) menurut Deswani (2017) adalah masalah KB, PMS, dan masalah yang dialami saat kehamilan dan menyusui. Dari 18 keluarga yang dibina (keluarga binaan) 15 keluarga memiliki masalah yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi seperti keputihan, kurangnya pengetahuantentang KB dan penyakit menuar seksual, ketidakefektifan menyusui, dan ketidakcukupan produksi ASI,Pada saat pemberian edukasi/penyuluhan maupun konseling, tidak hanya WUS saja sebagai sasaran edukasi namun juga anggota keluarga yang lain. Hal ini dilakukan dengan harapan anggota keluarga dapat menjalankan fungsinya dalam pemeliharaan kesehatan dan manajemen kesehatan keluarga. Bagi Wanita Usia Subur (WUS) Meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, dan derajat kesehatan bagi masyarakat meningkatkan pengetahuan keluarga terkait pertumbuhan dan perkembangan anak.Metode penerapan iptek yang digunakan adalah dengan memberikan intervensi keperawatan berupa edukasi tentang kesehatan reproduksi, memberikan penyuluhan dan konseling terkait masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh wanita usia subur (WUS) pada keluarga binaan yang dikunjungi di rumahnya, masalah-masalah yang dialami oleh WUS ini mungkin dikarenakan kurangnya informasi dari petugas kesehatan, masih minimnya upaya pemerintah dalam memberikan informasi dan sosialisasi serta kurangnya upaya-upaya promotifdan preventif dalam mencegah masalah kesehatan reproduksi wanita. Selain itu kurangnya kesadaran dari WUS dan keluarga untuk berupaya mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi wanita, khususnya pada WUS, Dengan diberikannya edukasi pada WUS, mereka dapat memiliki pengetahuan yang benar dan dapat memberikan pemahaman yang tepat tentang kesehatan reproduksi.Kata Kunci : Wanita Usia Subur, Kesehatan Reproduksi
Copyrights © 2019