Bambu Gombong (gigantochloa pseudoarundinasea) merupakan jenis bambu yang memiliki ciri batang yang lurus dengan warna hijau dan bergaris kuning. Sebagai material alami, bambu gombong mempunyai kelemahan dari segi keawetannya sehingga dalam pemanfaatannya sebagai material konstruksi diperlukan proses pengawetan. Selain untuk meningkatkan daya tahan bambu, proses pengawetan diharapkan dapat mengubah sifat mekanik bambu dalam hal ini kuat tekan bambu sejajar serat bambu. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan standard ISO N225157-1 untuk pembuatan benda uji dan Standard N22157-2 untuk pengujian material. Jenis pengujian yang dilakukan adalah pengujian sifat fisik dan mekanik bambu. Dari hasil pengujian diketahui bahwa proses pengawetan tidak mempengaruhi kadar air Bambu Gombong namun mempengaruhi nilai kerapatan bambu baik pada daerah nodia (ruas) maupun daerah internodia (antar ruas). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pengawetan berpengaruh terhadap kuat tekan sejajar serat bambu di mana pengawetan bambu dapat meningkatkan kekuatan tekan sejajar serat bambu pada daerah nodia sebesar 16,86% sedangkan peningkatan kuat tekan sejajar serat bambu pada daerah internodia meningkat sebesar 25,77%.
Copyrights © 2023