Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tarekat naqsyabandiyah khalidiyah di Nagari Mungka.Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah sangat berpengaruh di Nagari Mungka apa bila tidak ada jamaah tarekat naqsyabandiyah khalidiyah maka kegitan keagamaan tidak jadidilaksanakan. Metode yang di gunakan adalah metode deskriptif kualitatif jenis lapangan, dengan empat tahapan penelitian yakni heuristik, yaitu penelusuran sumber dengan pendekatan sejarah yang didapat dari observasi lapangan, wawancara dan studi pustaka.Setelah sumber ini terkumpul penulis menyeleksi dan mengklasifikasikannya dengan pokok permasalahan yang disebut dengan kritik sumber.Kemudian sumber-sumber tersebut dianalisis dengan rangkaian fakta-fakta yang saling berhubungan yang disebut sintesis.Langkah terakhir ialah historiografi yaitu melakukan penulisan kedalam bentuk karya ilmiyah. Adapun hasil dari penelitian ini adalah yang pertama, yang membawa tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah ke Nagari Mungka adalah Syekh Ismail melalui pantai Timur Sumatera Barat, dimulai dari Kepulauan Ruau, Siak Sri Indara Pura, Indra Giri, Sungai Bukit Barisan, hingga masuk kepedalaman Minangkabau. Pandangan masyarakat terhadap tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah di Nagari Mungka itu sangat bagus karena dengan mengamalkan ajaran tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah akan merobah sifat-sifat yang tercela menjadi sifat terpuji. legitimasi tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah ini diakui, hal ini dibuktikan ijazan yang diperoleh oleh calon mursyik diketahui oleh kepala KUA (Kantor Urusan Agama), Wali Nagari, dan Camat. Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah sangat berperan aktif dalam kehidupan masyarakat, contohnya dalam menyelenggarakan jenazah.
Copyrights © 2022