Jurnal Ekosains
Vol 8, No 02 (2016)

PENGARUH KELEMBAGAAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI HUTAN KEMASYARKATAN SENGGIGI KECAMATAN BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT

Leolistari L (Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Lahan Kering, Program Pascasarjana Universitas Negeri Mataram)
Sitti Latifah (Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Lahan Kering, Program Pascasarjana Universitas Negeri Mataram)
I Gusti Lanang Parta Tanaya (Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Lahan Kering, Program Pascasarjana Universitas Negeri Mataram)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2016

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara kritis keberadaan dan permasalahan kelembagaan serta tingkat kesejahteraan petani serta untuk mengetahui pengaruh kelembagaan terhadap  tingkat kesejahteraan petani dalam pemanfaatan HKm di Desa Senggigi. Dalam penelitian ini, teknik analisis yang digunakan adalah analisis scoring, analisis indek Good Servise Ratio, uji t hitung, dan analisis deskriptif. Analisis ini digunakan untuk menilai kelembagaan petani HKm, tingkat kesejahteraan masyarakat dan pengaruh kelembagaan terhadap tingkat kesejahteraan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64% petani memanfaatkan lahan HKm dengan luasan lahan 0.1 – 0.9 ha. Untuk dapat memanfaatkan lahan hutan dalam bentuk HKm, petani ini tergabung di Gapoktan Merte Sari dengan 10 kelompok kecil didalamnya. Dari pengalaman kelompok, diketahui tiga kelompok telah didirikan sejak tahun 2002, sisanya baru pada tahun 2007 terbentuk. Hal ini kemudian berpengaruh terhadap kondisi kelembagaan yang dapat dilihat dari kelembagaan kelompok pemula terkategorikan pada kriteria tidak baik. Sedangkan pada kelembagaan kelompok lanjut terkategorikan pada kriteria cukup baik. Sementara tingkat kesejahteraan petani HKm Senggigi baik kelompok pemula maupun kelompok lanjut berada pada keadaan belum sejahtera. Hal ini dilihat dari perbandingan nilai konsumsi dan jasa berturut-turut sebesar 0,23 dan 0,24. Disisi lain, peningkatan kondisi kelembagaan kelompok dari tidak baik pada kelompok tani pemula menjadi cukup baik pada kelompok tani tingkat lanjut dan ini tidak memberikan pengaruh terhadap tingkat kesejahteraan petani peserta HKm di Senggigi.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

ekosains

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Computer Science & IT Earth & Planetary Sciences Education Energy Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Neuroscience Public Health Social Sciences Other

Description

Jurnal Ekosains mempublikasikan hasil penelitian di bidang lingkungan maupun interdisipliner terkait yang belum pernah dipublikasikan atau sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain. Jurnal Ekosains menerima artikel baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang mencakup ...