Conference on Innovation in Health, Accounting, and Management Sciences Proceeding
Vol. 1 (2020): Proceeding 1st Setia Budi Conference on Innovation in Health, Accounting, and Managem

Uji Toksisitas Ekstrak Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas) terhadap Organ Ginjal Tikus Galur Wistar Dengan Parameter Histopatologi

Noor Halimah M. Sanad (Program Studi D4 Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Setia Budi Surakarta)
Soebiyanto (Program Studi D4 Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Setia Budi Surakarta)
Dian Kresnadipayana (Program Studi D4 Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Setia Budi Surakarta)



Article Info

Publish Date
24 Nov 2020

Abstract

Jarak pagar (Jatropha curcas) salah satu tanaman yang banyak dikembangkan sebagai pestisida alami. Tanaman jarak pagar mengandung senyawa-senyawa aktif seperti sitosterol, stigmasterol curcin, lectin, flavonoid, viteksin, isoviteksin, alkaloid, terpenoid, dan phorbol ester. Senyawa aktif ini yang berperan dalam pemanfatan tanaman jarak sebagai obat tradisional dan pestisida atau insektisida terutama senyawa phorbol ester yang memiliki sifat toksik yang tinggi dan sering digunakan untuk pestisida alami. Uji toksisitas subkronis oral adalah salah satu dari serangkaian uji toksisitas yang dapat dilakukan untuk mengetahui resiko pemaparan suatu zat terhadap manusia. Parameter yang diamati dalam uji toksisitas subkronis salah satunya yaitu gambaran histopatologi organ ginjal. Metode yang digunakan adalah studi literature review, pencarian literatur dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai jurnal penelitian secara online pada internet melalui situs Science Direct, Google Scholar, serta SINTA yang mencakup variable yang akan diteliti yaitu senyawa toksik yang dapat merusak organ ginjal. Berdasarkan hasil dari literatur review ekstrak tanaman biji jarak pagar memiliki pengaruh pada organ ginjal dengan kandungan toksik yang di hasilkannya seperti phorbol ester dimana senyawa ini dapat berpotensi merusak organ ginjal seperti terjadinya perubahan mikroskopis berupa sklerosis glomerulus pada ginjal tikus galur wistar.

Copyrights © 2020