Bahasa merupakan suatu alat untukmengungkapkan suatu pendapat atausebuah pernyataan yang akan disampaikankepada orang lain. Bahasa tulis digunakan untuk menghasilkan karyadengan tatanan bahasa yang sedemikianrupasehingga menghasilkan kalimat-kalimat yang menarik untuk dibaca. Salahsatu karya yang menggunakan bahasa tulis sebagai media komunikasi, yaitu majalah Tempo. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaanejaan dan diksi dalam berita pada majalah Tempo edisi Maret 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah berita pada Majalah Tempo edisi Maret 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikbaca dan catat. Instrumen pengumpulan data menggunakan human instrument dengan menggunakan alat bantu berupa catatan. Metode analisis data digunakan metode padan dan distribusional. Hasil penelitian menunjukkan terjadi kesalahan penggunaan ejaan dan diksi dalam berita pada Majalah Tempo edisi Maret 2022. Kesalahan penggunaan diksi dominan muncul dalam Majalah Tempo edisi Maret 2022 yaitu penggunaan kata-kata :“buat, dalih, pelbagai, semestinya, merangsek, menguber, kocar kacir, digulung, menggerung-gerung, digelandang, seusai, huru hara, perut, menghalau, lawas, tak, berdalih, kerap, mengulik, onar, berlanglang, kian, kerap, kubu, bagai, maling, wara wiri, meriung, membedah, serta, bakal, ketimbang, pun, tapi, mengenyahkannya, seraya, kroni”. Penggunaan kata “tak” merupakan kesalahan yang paling banyak ditemukan pada artikel laporan utama. Kesalahan ejaan yang ditemukan pada Majalah Tempo edisi Maret 2022 yaitu berupa kesalahan penulisan huruf kapital dan penulisan kata baku. Kata Kunci: Analisis, Ejaan, Diksi, Berita, Tempo
Copyrights © 2023