Keratosis seboroik merupakan tumor jinak epidermal yang paling banyak ditemukan dan sering ditemukan pada orangtua yakni sekitar 20% dari populasi keseluruhan. Faktor penyebab pasti kelainan ini masih belum jelas diketahui. Paparan sinar matahari dikatakan sebagai salah satu penyebab dari keratosis seboroik. Lesi dapat berupa bercak kecokelatan yang datar, sirkumskrip dan tampak kusam, dengan permukaan halus seperti beludru dapat pula berbentuk papul atau plak hiperpimentasi, bulat atau lonjong, sirkumskrip, seperti dilapisi lilin (waxy) dengan permukaan verukosa, atau gambaran menempel “stuck on” pada kulit. Keratosis seboroik dapat berupa lesi yang multipel, soliter, disseminata pada usia lanjut, dermatosis papulosa nigra dan juga berupa tanda Leser-Trelat. Penegakkan diagnosis keratosis seboroik melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan dapat dilanjutkan pemeriksaan histopatologi. Terdapat bermacam-macam gambaran histopatologi dari keratosis seboroik sehingga berdasarkan uraian di atas, tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai gambaran klinis dari keratosis seboroik beserta gambaran histopatologinya dan dapat membantu pembaca dalam menentukan jenis keratosis seboroik apabila menemukan kasus tersebut.
Copyrights © 2023