Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)
Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA

Potensi Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) sebagai Antimikroba Resisten

Ni Kadek Yunita Sari (Unknown)
Ni Komang Widiastuti (Unknown)
Putu Angga Wiradana (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jan 2023

Abstract

ABSTRAKResistensi antimikroba merupakan penurunan kepekaan mikroba terhadap efek obat antimikroba yang menyebabkan proses terapi tidak efektif. Adanya penggunaan antimikroba yang tidak rasional dalam pola peresepan memicu terjadinya resistensi terhadap antimikroba. Untuk mencegah perkembangan resistensi, strategi lain digunakan, yaitu mendapatkan senyawa antibakteri dengan menggunakan komponen bioaktif dari keanekaragaman hayati dan menggunakan bahan-bahan herbal sebagai bahan alternatif obat. Salah satu tanaman obat yang populer digunakan sebagai obat tradisional sekaligus sebagai bahan baku utama jamu adalah jahe merah. jahe merah mengandung senyawa antimikroba golongan fenol, flavonoid, minyak atsiri, dan tannin yang merupakan golongan senyawa bioaktif yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba dan dapat dijadikan sebagai antibakteriKata kunci: Resistensi, Jahe Merah, Antimikroba

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sintesa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Education Health Professions Social Sciences

Description

Prosiding SINTESA merupakan sebuah forum ilmiah berupa seminar nasional bagi dosen dan peneliti dalam mendiseminasikan atau memublikasikan hasil penelitian serta pemikiran kritis dalam bidang teknologi, sains, dan sosial humaniora. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para ...