Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemarkah kohesi gramatikal, mendeskripsikan jenis pemarkah kohesi gramatikal dominan, dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan pemarkah kohesi gramatikal yang terdapat dan digunakan dalam kumpulan cerpen. Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian bahasa deskriptif kualitatif. Hasil analisis menyimpulkan bahwa pemarkah kohesi gramatikal yang digunakan dalam wacana cerpen: Robohnya surau kami, Menara doa, Kebencian mamak dan Seribu kunang-kunang di Manhattan, ditemukan sebanyak 485 pemarkah yang meliputi: 1). pengganti (substitution) sebanyak 305, 2). aspek penunjukan (reference), sebanyak 127 pemarkah, 3). pelesapan (ellypsis) sebanyak 43 pemarkah, dan (4). perangkaian (conjunction) sebanyak 10 pemarkah. Penggunaan pemarkah kohesi gramatikal yang dominan digunakan dalam wacana cerpen ini adalah penggunaan pengganti (substitution) sebanyak pemarkah dari 485 pemarkah yang digunakan dalam wacana cerpen tersebut. Berdasarkan analisis data yang dilakukan pada wacana cerpen tersebut terdapat pemarkah kohesi gramatikal yang menjadikan wacana tersebut padu dan mempunyai keterkaitan satu sama lain. Begitu juga dengan keruntutannya, peristiwa yang diuraikan juga jelas isi ceritanya dan mudah dipahami.
Copyrights © 2022