Kendaraan bermotor roda dua di Kota Ternate kebanyakan digunakan sebagai kendaraan umum penumpang selain kendaraan roda empat sehingga meningkatnya kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun  roda  empat  sudah  tidak seimbang lagi  dengan  jalan  yang tersedia sehingga  pemerintah  perlu mengatur sirkulasi arus lalu lintas. Melihat besarnya dampak negatif Pb yang dikeluarkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor terhadap kesehatan manusia, maka diperlukan tindakan untuk mereduksi Pb dari udara yaitu dengan menggunakan jenis tanaman yang mampu menyerap Pb sehingga keefektifan tanaman sebagai biofilter untuk mereduksi Pb dapat ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kandungan Pb daun Pterocarpus indicus Willd dan Mimusops elengi L. di Jalan Zainal A. Syah dan Jalan Siswa, serta mengkaji pengaruh Pb terhadap klorofil-a, klorofil-b, luas daun dan stomata daun Pterocarpus indicus Willd dan Mimusops elengi L. Penelitian ini berlokasi di Kota Ternate pada Bulan September dan Oktober 2011. Sampel diukur kadar timbalnya dengan menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) melalui metode pengabuhan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan Pb daun Pterocarpus indicus Willd di Jalan Zainal A. Syah dan Jalan Siswa berkisar 406,7-647,5 ppb dan kandungan Pb daun Mimusops elengi L. berkisar 423-721,2 ppb. Secara umum dapat disimpulkan bahwa efisiensi akumulasi Pb daun Mimusops elengi L. lebih tinggi  dibanding daun Pterocarpus indicus Willd di Jalan Zainal A. Syah maupun Jalan Siswa. Pengaruh kandungan Pb daun terhadap klorofil-a, dan stomata daun tidak signifikan sedangkan klorofil-b dan luas daun signifikan. Kata kunci : Kendaraan bermotor, Pb, Biofilter,Pterocarpus indicus Willd, Mimusops elengi L.
Copyrights © 2013