Adanya peningkatan jumlah kasus tertular karena virus covid-19 berdampak pada beberapa aspek kehidupan warga Kota Malang, baik dari aspek kesehatan, ekonomi, pertahanan dan keamanan serta kesejahteraan individu (subjective well-being). Individu yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami distres. Dukungan sosial yang diperoleh dari orang lain dapat membantu individu menghadapi masalah dan distres pada masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran variabel independen perceived social support terhadap variabel dependen subjective well-being warga Kota Malang pada masa pandemi covid-19. Responden penelitian adalah warga Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa survei. Alat ukur penelitian yang digunakan alat ukur MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support) dari Dahlem dkk. (1991) yang terdiri dari dua belas item; dan Satisfaction with Life Scale (Skala Kepuasan Hidup) yang berisi lima pernyataan dan SPANE (Scale of Positive and Negative Experience) berisi enam emosi positif dan enam emosi negatif yang berasal dari adaptasi skala dari Diener dkk. (2009). Hasil analisis dengan menggunakan regresi linear sederhana dengan metode enter menunjukkan bahwa variabel perceived social support secara signifikan dapat memprediksi subjective well-being dengan F(1, 112) = 52.886, p < .001.
Copyrights © 2021