Penelitian ini diawali dari adanya masalah dalam pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Kamenteng Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang. Masalah pada pembelajaran tersebut, yaitu masih ada siswa yang bersifat acuh tak acuh, kurang memperhatikan penjelasan guru, tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan guru dan siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, sehingga berdasarkan data awal yang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa hanya 55,9. Dengan demikian, peneliti mencoba untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan peningkatan motivasi belajar siswa, mendeskripsikan pelaksanaan peningkatan motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan hasil peningkatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Kamenteng Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang. Penerapan model cooperative learning tipe talking stick dipilih peneliti untuk mengatasi masalah tersebut, dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang rancangan prosedur penelitiannya mengacu pada model Kemmis dan MC. Taggart yang berbentuk Spiral. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, dan tes. Sedangkan untuk analisis data digunakan teknik analisis kualitatif yang dilakukan dalam tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta analisis data kuantitatif yang digunakan untuk mengukur motivasi belajar dan mengetahui sejauh mana tingkat keaktifan siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan pelaksanaan tindakan yang dilakukan sebanyak dua siklus, secara keseluruhan telah menunjukkan adanya peningkatan dari data awal baik dalam proses maupun hasil peningkatan motivasi belajar. Dari data yang diperoleh pada proses pembelajaran untuk tahap perencanaan siklus I 80% dan siklus II 95%, pada tahap pelaksanaan yang dilihat dari aktivitas guru ketika pembelajaran untuk tindakan siklus I sebesar 80% dan siklus II sebesar 95%. Sementara untuk aktivitas siswa pada tindakan siklus I sebesar 68,4% dan siklus II sebesar 82,9%. Sedangkan untuk hasil peningkatan motivasi belajar siswa pada siklus I adalah 64% dan siklus II adalah 82%. Karena motivasi belajar siswa meningkat maka hasil belajar siswa pun meningkat yaitu pada tindakan siklus I adalah 70,85 dan hasil belajar pada tindakan siklus II adalah 80,73. Dari data tersebut terlihat bahwa penerapan model cooperative learning tipe talking stick dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Kamenteng Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang.
Copyrights © 2018