ABSTRAK Diabetes Melitus merupakan kelompok gangguan metabolik heterogen yang menyebabkan hiperglikemia, yang diakibatkan karena ketidakadekuatan produksi insulin, sekresi insulin, atau kombinasi keduannya. Penatalaksanaan yang tidak tepat dalam menangani penyakit diabetes melitus akan menyebabkan komplikasi seperti kerusakan saraf (neuropati), stroke, jantung, gagal ginjal dan kaki diabetik (diabetic foot), jika hal tersebut tidak segera ditangani dapat bermanifestasi sebagai ulkus, infeksi dan luka gangren. Untuk mencegah terjadinya komplikasi, maka perlunya dilakukan tindakan yang tepat dalam mengatasinya, salah satu tindakan yang tepat yaitu dengan latihan senam kaki. Tujuanya yaitu tergambarnya karakteristik responden yang dilakukan intervensi senam kaki untuk mengatasi masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes militus tipe II. Tergambarnya nilai penurunan kadar glukosa darah pre dan post dilakukan penerapan senam kaki untuk mengatasi masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes militus tipe II. Metode penelitian menggunakan metode literature review dan menggunakan database google scholar. Hasil jurnal 1-5 menunjukan bahwa senam kaki berpengaruh secara signifikan pada saat sebelum dan sesudah dilakukan latihan senam kaki terhadap ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Kesimpulannya adalah Senam kaki diabetes melitus dapat direkomendasikan sebagai salah satu upaya pencegahan komplikasi penyakit, salah satunya seperti diabetic foot pada penderita diabetes melitus tipe II.
Copyrights © 2022