Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menanalisis kapabilitas Angela Merkel sebagai mediator dalam konflik wilayah Laut Tengah antara Turki dan Yunani pada tahun 2020. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan desain penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Peneliti menganalisis penelitian dengan menggunakan teori Kompetensi Konflik oleh Deardorff. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Angela Merkel memiliki kapabilitas sebagai seorang mediator yang terbukti dari adanya pengaruh yang diberikan kepada pihak yang berkonflik untuk melakukan deeskalasi, di mana Turki dan Yunani sama-sama memutuskan untuk meredakan ketegangan dan menarik pasukan militer yang berjaga di wilayah Laut Tengah. Selain itu, terdapat upaya fasilitasi dialog kepada Turki dan Yunani yang diberikan oleh Angela Merkel dalam upaya resolusi konflik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Angela Merkel sebagai Kanselir Jerman dan pemegang kursi kepresidenan Uni Eropa memiliki kapabilitas konflik bila dipandang dari kasus ini.
Copyrights © 2023