Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pembelajaran, salah satunya melalui literasi. Hal ini dikarenakan literasi merupakan kemampuan awal yang harus dimiliki oleh setiap individu untuk menjalani kehidupan di masa depan, termasuk literasi membaca dan menulis. Pembelajaran literasi akan mendapatkan hasil yang optimal jika diberikan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode storytelling dan SQ3R yang digunakan berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan Literasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksperimen. Adapun yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas 3 SDN Anggaswangi 1 yang berjumlah 39 siswa dan siswa kelas 3 SDN Anggaswangi 2 yang berjumlah 50 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes hasil belajar dan angket motivasi belajar.Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penggunaan metode pembelajaran visual storytelling versus SQ3R dan perbedaan antara siswa yang memiliki motivasi rendah dan motivasi tinggi terhadap keterampilan literasi siswa kelas 3 SDN Angaswangi 1 dan SDN Angaswangi 2 Sidoarjo. Pengaruh interaksi juga terjadi antara metode pembelajaran visual storytelling versus SQ3R dan motivasi belajar terhadap keterampilan literasi siswa kelas 3.
Copyrights © 2023