Penelitian ini bertujuan menjajaki kemungkinan diberlakukannya reforma agraria (RA)
di tanah HGB yang terindikasi terlantar yang dikuasai oleh PT Semen Gombong. Selanjutnya untuk
mengkaji kemungkinan diberlakukannya reforma agrarian digunakan metode analisis SWOT. Hasil
penelitian menunjukkan pelaksanaan RA dapat dilaksanakan dengan melihat peluang pada faktor
eksternal yakni komitmen BPN RI dan ketersediaan dana. Adapun tantangan dan kelemahan program
ini adalah lemahnya koordinasi dan lemahnya komitmen dari pimpinan di lapangan untuk melaksanakan
kebijakan RA. Saran dari peneliti adalah membuat langkah langkah untuk kepastian status tanah dengan
kategori tidak terlantar atau tanah terlantar, memperkuat koordinasi, menjabarkan komitmen pimpinan
Pusat menjadi komitmen yang benar-benar operasional di lapangan.
Kata Kunci : SWOT, BPN RI, HGB, Reforma agraria
Copyrights © 2015