Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah analitis dan berpikir kreatif matematis siswa pada pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Studi ini melibatkan 25% siswa kelas delapan SMP Negeri 4 Sungai Raya Pontianak. Survei ini menunjukkan bahwa empat siswa memiliki pemikiran kreatif sangat baik (22%), empat belas siswa cukup baik (61%), dan lima siswa sangat buruk (22%). Siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sungai Raya Pontianak hanya memenuhi dua indikator berpikir kreatif yaitu kelancaran dan kemampuan beradaptasi. Berdasarkan survei yang dilakukan mereka bisa menjawab persoalan dengan baik dan fasih dari berbagai sudut pandang, tapi tidak bisa memberikan ide atau metode yang segar. Akibatnya siswa cenderung menghafal sesuai dengan yang dicontohkan oleh guru. Hal ini diduga bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih kurang, solusi untuk guru supaya dapat menerapkan dan mengarah kepada siswa agar tidak terpaku kepada rumus yang diberikan dan dapat mengembangkan ide-ide kreatifnya.
Copyrights © 2023