Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kode diagnosis cedera danexternal cause di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Metode penelitian secara deskriptif denganpendekatan retrospektif. Jumlah sampel 189 DRM dari 358 DRM populasi yang didapatkandengan teknik simple random sampling. Pengolahan data dengan collecting, editing, tabulatingdan penyajian data. Analisis dilakukan secara deskriptif. Keakuratan kode diagnosis cederasebesar 135 dokumen pasien cedera akurat dengan persentase 71% dan 54 dokumen tidak akuratdengan persentase 29%. Keakuratan kode external cause sebesar 22 dokumen akurat denganpersentase 12% dan 167 dokumen tidak akurat dengan persentase 88%. Faktor-faktor yangberkaitan dengan ketidakakuratan kode diagnosis cedera dan external cause yaitu tenaga medis(dokter) dalam pemberian diagnosis kurang jelas sehingga coder harus konfirmasi kepada tenagamedis yang bersangkutan, tenaga rekam medis (coder) juga kurang teliti dalam memberikan kodedan karena petugas kesehatan lainnya (perawat IGD) yang menuliskan keterangan penyebabpasien cedera tidak lengkap. Kesimpulan dalam penelitian bahwa tingkat keakuratan kodediagnosis cedera sudah baik akan tetapi untuk kode external cause di RSUD Ir. SoekarnoSukoharjo masih rendah, sehingga coder apabila terdapat keterangan external cause yang kuranglengkap, sebaiknya tetap melakukan pengodean dengan cara koordinasi dengan unit terkait agarmenghasilkan kode yang akurat.
Copyrights © 2022