Masih banyaknya masalah yang muncul dalam hubungan antara WNI dan WNA, seperti konflik, diskriminasi, dan perbedaan pemahaman tentang hak dan kewajiban, juga menjadi gap dalam kajian ini. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaahnya yaaitu; Kajian Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara sebagai Strategi WNI dan WNA di Dalam dan di Luar Negeri Indonesia Abad 21 menjadi penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan globalisasi dan persaingan di masa depan. Mahasiswa harus memiliki keterampilan abad 21 yang luas dan beragam, yang mencakup pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, kemampuan berkomunikasi secara efektif, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, berpikir kritis dan analitis, dan kemampuan bekerja secara kolaboratif dalam situasi yang kompleks. Pemahaman tentang keberagaman budaya juga menjadi landasan penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, dan perdamaian. Oleh karena itu, mahasiswa harus aktif dalam mengambil peluang-peluang untuk meningkatkan keterampilan-keterampilan tersebut, seperti magang, program pertukaran pelajar, seminar, pelatihan, atau pengabdian kepada masyarakat. Keterampilan abad 21 menjadi sangat penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri mereka menghadapi tantangan dan peluang di masa depan, sekaligus menjadi bagian dari kehidupan demokratis Indonesia dan mampu memberikan kontribusi yang konstruktif baik di dalam maupun di luar negeri.
Copyrights © 2023