Eksistensi manusia sangatlah penting dan menarik untuk dipahami lebih mendalam terutama apabila menyangkut eksistensi manusia pada masyarakat. Eksistensi manusia dapat dilihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda. Untuk melihat bagaimana eksistensi dan ekspresi manusia dalam pada kontestasi kehidupan bermasyarakat, oleh karenanya penelitian ini berfokus pada bagaimana eksistensi manusia dapat dipahami melalui ekspresi-ekspresi yang muncul dalam dialog dalam novel Sihir Pambayun karya Jaka Santosa menggunakan pendekatan hermeneutika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Adapun objek yang dijadikan sumber utama adalah novel. Hasilnya ada tiga aspek penting yang memengaruhi eksistensi diri manusia melalui ekspresi. Pertama, aspek linguistik yang berhubungan dengan penggambaran atas pemahaman simbol-simbol bahasa sebagai bahasa murni. Kedua, aspek tindakan yang berkaitan dengan kegiatan penjabaran aktivitas tubuh Ketiga, aspek pengalaman yang berhubungan dengan kecenderungan yang diungkapkan melalui tindakan nonverbal.
Copyrights © 2023