Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan kinerja guru yaitu berkaitan tentang pengaruh kompensasi, efikasi diri dan budaya organisasi,serta memberikan dampak signifikan bagi Yayasan, sehingga tujuan yayasan tercapai. Dengan menggunakan metode penelitian, analisis regresi berdasarkan analisis kuantitatif, total jumlah populasi adalah 102 guru, dengan menggunakan metode sensus yang artinya semua jumlah populasi merupakan sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket (kuesioner). Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi sederhana dan berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Dalam penelitian ini variabel kompensasi (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Dengan nilai thitunglebih kecil dari ttabel(1.270 > 1.664) yang berarti bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Variabel efikasi diri (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Dengan nilai thitunglebih besar dari ttabel(7.046 > 1.664) yang berarti bahwa efikasi diri memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru.Variabel budaya organisasi (X3)Â Dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel (1.756 > 1.664) yang berarti bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja guru. Secara keseluruhan ketiga variabel bebas yaitu kompensasi, efikasi diri dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai Fhitunglebih besar dari Ftabel (45.647 > 2.72) dapat disimpulkan bahwa kompensasi, efikasi diri dan budaya organisasi secara simultan memiiki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru pada Yayasan Pendidikan Waskito Kota Tangerang Selatan.
Copyrights © 2021