Hasil dari penelitian ini adalah penandaan pada ternak kerbau di kabupaten Aceh Tengah, peternakyang tidak menggunakan tanda pada ternaknya terdiri dari 78 peternak (38,4%), dan sebagian besar yaitu 125peternak (61,5%) sudah menggunakan penandaan. Penandaan yang paling banyak dengan metode kalung yangterbuat dari kayu sebanyak 21,7%, penggunaan tanda kalung lonceng sebanyak 19,2%, tanda kalung bambuterdiri dari 30 peternak 14,80%, dan penandaan yang paling sedikit menggunakan kalung dari tali terdiri daripeternak 12%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah metode identifikasi penandaan ternak kerbau yangdilepasliarkan di daerah Aceh Tengah masih tradisional dan bahkan masih banyak juga peternak yang tidakmenggunakan metode penandaan terhadap ternaknya.
Copyrights © 2014