Berkaitan dengan pembangunan dermaga, ketersediaan modal kerja dari perusahaan akan memperlancar pekerjaan dimana kontraktor dapat terus bekerja tanpa harus menunggu dana dari pemilik atau mengadakan pinjaman dari bank sehingga memperlancar pelaksanaan pekerjaan sehingga dapat terpenuhi target jadwal waktu kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Metode Pengendalian Cashflow yang tepat sehingga Saldo Kas Akhir Pembangunan Proyek Dermaga Perikanan di Ambon tetap mengalami surplus.Metode Evaluasi Pengendalian Cashflow yang dilakukan dengan cara Analisis Cash Out, Cash In dan cashflowdengan UM 30 % pada Kurva BCWS, Cash Out, Cash In dan Cashflow dengan UM 30 % pada Kurva BCWP dan Analisis Evaluasi Pengendalian Cashflow pada Kondisi BCWP. Dengan menganalisa sistem pengendalian Cashflow pada proyek perikanan di Ambon, tindakan yang diambil agar kondisi kas akhir tetap pada posisi Surplus adalah Biaya Tidak Langsung dibayarkan dengan cara Kredit sebesar 50 % mulai dari Minggu ke -1 s/d Minggu ke-26, dan pembayaran cash dilakukan pada minggu ke – 27.Selain itu melakukan pinjaman lunak (bisa berupa pinjaman tidak berbunga) senilai Rp. 200.000.000,- yang dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pada minggu ke -17 senilai Rp. 100.000.000 dan minggu ke -25 senilai Rp. 100.000.000. hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Biaya Tidak Langsung dibayarkan dengan cara Kredit sebesar 50 % mulai dari Minggu ke -1 s/d Minggu ke-26, dan pembayaran cash dilakukan di minggu ke – 27. Dan (2) Melakukan pinjaman Lunak (bisa berupa pinjaman tidak berbunga) senilai Rp. 200.000.000,- yang dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pada minggu ke -17 senilai Rp. 100.000.000 dan minggu ke -25 senilai Rp. 100.000.000
Copyrights © 2021