Pancasila yang merupakan way of life bagi bangsa Indonesia hari ini mulai terkikis seiring digitalisasi dalam kehidupan manusia. Banyak persoalan bangsa yang terjadi seolah-olah masyararakat tidak lagi menjunjung nilai-nilai Pancasila. Kasus peserta didik yang banyak melakukan hal yang tidak sesuai norma, contohnya bullying, kasus siswa smp meminta izin menikah karena alasan mendesak, tawuran yang semua ini tidak sesuai dengan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini ingin mengkaji nilai Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai penguatan nilai religious pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di SMPN 1 Gorontalo dan SMPN 2 Gorontalo telah ditanamkan dan dikembangkan dengan baik hal ini terbukti dari banyaknya kegiatan yang telah didesain oleh sekolah misalnya kegiatan sholat berjamaah setiap hari, MTQ, kultum dan pembiasaan toleransi dan menghormati teman yang berbeda agama namun penanaman nilai Ketuhanan Yang Maha Esa masih mengalami kendala karena penanaman di sekolah tidak didukung oleh lingkungan ruman dan pertemanan peserta didik.
Copyrights © 2023