Etanol merupakan salah satu bahan bakar nabati yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif pengganti atau campuran pada bahan bakar bensin. Namun dalam penggunaannya harus memperhatikan beberapa hal karena etanol memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda dengan bensin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi campuran bahan bakar etanol bensin terhadap temperatur dan lama nyala api pada pembakaran droplet. Melalui penggunaan metode eksperimental bahan bakar etanol dan bensin dicampurkan dengan komposisi etanol dalam bensin sebesar 10% (E10), 20% (E20), 30% (E30), 40% (E40) dan 50% (E50) persentase dihitung berdasarkan volume. Selanjutnya droplet tiap komposisi campuran bahan bakar dilakukan pengujian pembakaran droplet dengan meletakkan pada thermocouple junction lalu di nyalakan dengan pemanasan dari nyala api pembakaran butan-udara pada cylindrical burner yang diletakkan di bawah flame ignitor cover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase campuran etanol dalam bensin maka nilai maksimum temperatur api yang dihasilkan semakin rendah karena dipengaruhi oleh nilai kalor campuran bahan bakar. Semakin tinggi persentase campuran etanol dalam bensin maka semakin kecil nilai kalor campuran bahan bakar sehingga temperatur yang dihasilkan dari proses pembakaran akan semakin rendah. Sedangkan untuk lama nyala api paling singkat terjadi selama 1,15 detik pada E20 dan lama nyala api paling lama berlangsung selama 1,41 detik pada E50. Penambahan jumlah kadar etanol di atas 20% menunjukkan proses pembakaran droplet berlangsung lebih lama. Hal ini disebabkan karena terjadi peningkatan kalor laten penguapan campuran bahan bakar yang cukup signifikan dan intensitas terjadinya fenomena microexplotion rendah menyebabkan kecepatan penguapan dan difusi campuran bahan bakar dengan udara (oksigen) lambat sehingga kecepatan pembakaran rendah.
Copyrights © 2023