Penelitian ini mengkaji pola-pola islamisasi di wilayah Belitung yang terdiri dari Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur. Belitung merupakan bagian perdagangan internasional karena letaknya yang berada di jalur pelayaran yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan dagang di Nusantara, yang tentu saja merupakan bagian jalur rempah yang penting. Kondisi geografis yang demikian tentu saja berpengaruh pada proses islamisasi yang terjadi di Belitung. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan historis-arkeologis. Penelitian ini menghasikan kesimpulan bahwa kemajemukan budaya dan agama di Kepulauan Bangka Belitung menjadi modal penting bagi pembangungan di wilayah yang kaya akan sumber daya alam yang melimpah ini. Mereka tetap menyatu dalam keragaman sumber daya manusia yang ada. Letak Kepulauan Bangka Belitung yang berada di antara jalur rempah Indonesia telah memberi corak tersendiri bagi perkembangan Islam di wilayah ini. Penduduk di Kepulauan Bangka Belitung juga sangat majemuk, sehingga mendukung keragaman budaya dan agama. Kendati Islam merupakan agama mayoritas, tetapi pembawa dan penyebar agama di wilayah ini cukup kompleks.
Copyrights © 2023