Abstrak. Penyaluran energi listrik ke pusat-pusat beban membutuhkan biaya operasional pembangkitan energi listrik. Biaya pembangkitan energi listrik dari pembangkit tenaga listrik termal mahal karena menggunakan bahan bakar fossil. Oleh sebab itu, dalam penyaluran energi listrik dengan menggunakan pembangkit termal perlu dilakukan penjadwalan ekonomis pembangkit. Tujuan penjadwalan ekonomis pembangkit adalah menentukan luaran daya optimal dari unit-unit pembangkit untuk memenuhi kebutuhan permintaan beban dengan memenuhi beberapa batasan operasi untuk satu periode penyaluran daya dengan biaya operasi pembangkitan tenaga listrik yang dihasilkan paling minimum. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif untuk mengeksplorasi kondisi pada objek penelitian. Data diolah dengan teknik dokumentasi berdasarkan data sistem standar IEEE 14 bus dan IEEE 62 bus. Metode optimasi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah penjadwalan ekonomis pembangkit (ED) pada sistem pembangkit tenaga termal adalah menggunakan metode optimasi lalat buah (FOA) yang kemudian dibandingkan nilainya dengan metode optimasi Lagrange. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode optimasi FOA mampu menyelesaikan dan menentukan solusi terbaik dari penjadwalan ekonomis pembangkit sistem tenaga listrik yang menghasilkan nilai yang lebih kecil dari metode optimasi Lagrange sebagai metode pembanding dan waktu komputasi yang dibutuhkan cukup cepat untuk menemukan nilai terbaiknya. Kata Kunci: Penjadwalan Ekonomis Pembangkit, Sistem IEEE 14 Bus, Sistem IEEE 62 Bus, Metode Lalat Buah (Metode FOA), Metode Lagrange
Copyrights © 2021