Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2

Distorsi Pendidikan Karakter Siswa Dalam Pendidikan Jarak Jauh Pada Era Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Majene, Indonesia

Mithhar Mithhar (Universitas Negeri Makassar)
Andi Agustang (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
21 Nov 2021

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara mendalam tentang Pelaksanaan dan Distorsi pendidikan karakter siswa dalam Pendidikan Jarak Jauh pada era Pandemi Covid-19 di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi barat, Indonesia. Data dikumpulkan melalui responden sebanyak 4.380 orang. Responden dipilih secara sengaja pada orang tua siswa atau yang mewakili, mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Majene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 291 sekolah yang tersebar pada 8 (delapan) Kecamatan dengan jumlah 44.949 peserta didik yang aktif melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (e-learning). Aplikasi yang sering digunakan selama pembelajaran jarak jauh adalah WhatsApp, Ruang Guru, Zoom Meeting, dan Google Calssroom, dan aplikasi-aplikasi lain. Distorsi karakter religius yang mengkuatirkan adalah pada aspek kepedualian pada sesama yang dapat menimbulkan intoleransi, individualistik, dan kurangnya penghargaan kepada orang lain. Distorsi pada karakter nasionalisme muncul karena selama pembelajaran jarak jauh para siswa hampir tidak pernah lagi menghadiri kegiatan bersifat kenegaraan. Distorsi karakter kemandirian siswa ditandai dengan berkembangnya sikap yang mengantungkan diri pada orang tua atau pendampingnya selama melakukan pembelajaran daring. Distorsi pada karakter gotong royong dipicu oleh kurangnya interaksi antar siswa mengakibakan kurangnnya saling pemahaman, tidak saling menghargai, siswa menjadi sangat tertutup dengan teman sebaya. Individualis yang muncul dalam diri siswa mengibatkan kurangnya tolong-menolong antar siswa, kurangnya solidaritas, rendahnya rasa empati yang mengakibatkan sikap kerelawanan menjadi rendah. Distorsi karakter Integritas siswa yaitu kecenderungan siswa untuk tidak jujur pada saat mengikuti tes/ujian.  Bentuk kecurangan siswa yaitu dengan memanfaatkan mesin aplikasi pencari  untuk menemukan jawaban, serta menggunakan chating di media sosial  antar teman. Kata Kunci: Distortion, Character Education, Distance Education, E-Learning

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

semnaslemlit

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Chemistry Dentistry Economics, Econometrics & Finance Energy Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Materials Science & Nanotechnology Mathematics Medicine & Pharmacology Public Health Social Sciences Other

Description

Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama ...