Tujuan penelitian ini adalah untuk menungkap kemampuan penerimaan diri (self acceptance) terhadap tindakan bullying antarsiswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 34 orang yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 17 orang perempuan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, instrumen pengumpul data adalah angket. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerimaan diri (self acceptance) siswa tergolong tinggi setelah diberi layanan konseling. Siswa tidak mudah menjadi minder ketika mendapat tindakan bullying dari teman sebayanya. Banyaknya kasus kekerasan yang terjadi pada anak usia sekolah saat ini sangat memprihatinkan. Keadaan ini menunjukan bahwa sebagian siswa mengalami kekerasan atau tindakan bullying dari teman sebayanya, dan membuat siswa sulit menerima dirinya sendiri.
Copyrights © 2023