Sejumlah industri kecil menengah (IKM) di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaen Tegal, bergerak dalam bidang penyepuhan logam. Berdasarkan pengamatan, pengolahan limbah industri tersebut belum dikelola dengan baik. Hal ini dikhawatirkan akan berpotensi mencemari lingkungan di sekitarnya dengan logam berat seperti timbal (Pb). Sinyalemen ini diperkuat dengan hasil pengujian terhadap beberapa titik terutama di sekitar IKM penyepuhan logam. Tampak bahwa kandungan Pb pada kisaran 11,58 hingga 462,07 ppm. Di sisi lain, pada literatur diperlihatkan bahwa gelagah (saccharum spontaneum) merupakan tanaman akumulator Pb. Berdasarkan pengetahuan ini, dilakukan inisiasi penanaman gelagah pada titik-titik yang tercemari Pb di Desa Mangunsaren. Kegiatan kaji terap ini mendapat dukungan dari IKM, Pemerintah Kabupaten Tegal, Karang Taruna Desa Mangunsaren, Penyuluh Pertanian Kecamatan Tarub, Karang Taruna Kabupaten Tegal, Pemerintah Desa Mangunsaren, dan Dinas Lingungan Hidup Kabupaten Tegal. Dukungan ini berupa penyediaan lahan penanaman, penyediaan bibit, hingga partisipasi dalam kegiatan penananaman. Hasil pokok kegiatan ini adalah ketersediaan titik-titik uji yang dapat diamati tiga bulan berikutnya untuk mengukur selisih tingkat pencemaran Pb sebelum dan sesudah penanaman gelagah.
Copyrights © 2023