Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemberdayaan Mahasiswa Berbasis Perilaku Technopreneur dalam Membangun Jiwa Wirausaha Sri Lestari; Yuli Nurasri; Sonhaji Sonhaji
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7677

Abstract

Selama pandemi covid-19 melanda masyarakat dunia seluruh aspek kehidupan dilakukan secara daring. Begitu pula dengan sektor ekonomi yang memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk melakukan serangkaian proses bisnis. Dalam hal ini penguasaan teknologi sangat diperlukan untuk membangun jiwa wirausaha berbasis technopreneur supaya bisa tetap bertahan dalam sulitnya perekonomian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan mahasiswa berbasis perilaku technopreneur dalam membangun jiwa wirausaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung dengan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa perilaku technoprenenur dapat membangun jiwa wirausaha. Faktor-faktor yang mempengaruhinya berupa pembiasaan mengikuti pelatihan berbasis teknologi digital, menuangkan ide dalam sebuah produk, pandai membaca peluang dan kesempatan dalam menggunanakan media sosial dan berani mengambil resiko dari bisnis yang dijalankan.
Pengembangan Produk Lokal Berbasis Technopreneur Guna Menuju Masyarakat Ekonomi Kreatif Yuli Nurasri; Sri Lestari; Sonhaji Sonhaji
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7678

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan kegiatan wirausaha berbasis teknologi (technopreneurship) dan non-technopreneurship, upaya meningkatkan minat masyarakat dan lulusan perguruan tinggi menjadi pelaku technopreneurship serta menyusun dokumen arah pengembangan technopreneurship. Penelitian studi kasus ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan; Rendahnya daya saing produk UMKM disebabkan masih rendahnya penguasaan teknologi dikalangan pelaku usaha. Bila ada inovasi teknologi sifatnya temporer, hanya untuk keperluan pameran/eksebisi ditingkat regional dan nasional, bukan untuk peningkatan mutu produk, diversifikasi dan efisiensi dalam jangka pendek maupun peningkatan produksi secara berkelanjutan, peningkatan omzet, laba serta perluasan usaha dalam jangka panjang. Pengembangan technopreneurship kemitraan (padi organik) merupakan best practice untuk memperluas dan memperkuat technopreneur unggul di daerah. Minat masyarakat berwirausaha dapat ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis riset dan berpusat pada mahasiswa.
Analisis Sifat Mekanik Pada Material Standar Paduan COR ALSi10Mg(b) Dari Skrap Aluminium Titiek Deasy Saptaryani; Yuli Nurasri; Budi Santoso; Mulianti Mulianti
Jurnal Teknik Mesin Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.16.1.986

Abstract

The metal industry in Tegal Regency is classified into ferrous and non-ferrous metal industries. The shipping component industry is the leading producer of the non-ferrous metal industry. The problem faced by the non-ferrous metal processing industry, especially the Small and Medium Industry ship components is the availability of standard materials as raw materials at affordable prices. Instead, SMEs use scrap material to reduce selling prices, as a result of which product quality does not meet the required specifications. This research made 2 (two) formulas of AlSi10Mg(b) from an aluminum scrap mixture where AlSi10Mg(b) is one of the standard materials of cast aluminum alloy recognized by Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). The study aimed to recommend raw material formulas to SMEs to ship components to make products according to BKI standards. The research began by collecting a database of aluminum scrap composition, then simulating calculations with an Excel program to obtain theoretical chemical composition so that the need for aluminum scrap was produced. The two standard material formulas of AlSi10Mg(b) are made from different main scrap where formula 1 is the piston, and formula 2 is the brake lining with the supporting scrap is the pan, aluminum elbow, and aluminum plate as well as the AlSi49 and AlMg20 master alloys. The simulation results are then cast with the sand-casting method. The cast results are made of specimens testing chemical composition and hardness. The results of the chemical composition test show that both formulas are in accordance with the conditions of AlSi10Mg(b) cast alloy, namely the percentage of Silicon (Si) and Magnesium (Mg) in formula 1 is 9.16% and 0.39% while formula 2 is 10.69% and 0.22%. Both formulas are still with Copper (Cu) content that still exceeds the limit of above 0.1%. The hardness value has met BKI standards above 50HBN.
Kaji Terap Tanaman Akumulator Limbah Timbal (Pb) di Desa Mangunsaren, Kabupaten Tegal Maulana Teguh Perdana; Titiek Deasy; Budi Santoso; Mohammad Samsul Bakhri; Muhammad Nursyams Hilmi; Yuli Nurasri; Yohannes S.M. Simamora; Kawi Boedisetio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 4 (2023): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i4.71

Abstract

Sejumlah industri kecil menengah (IKM) di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaen Tegal, bergerak dalam bidang penyepuhan logam. Berdasarkan pengamatan, pengolahan limbah industri tersebut belum dikelola dengan baik. Hal ini dikhawatirkan akan berpotensi mencemari lingkungan di sekitarnya dengan logam berat seperti timbal (Pb). Sinyalemen ini diperkuat dengan hasil pengujian terhadap beberapa titik terutama di sekitar IKM penyepuhan logam. Tampak bahwa kandungan Pb pada kisaran 11,58 hingga 462,07 ppm. Di sisi lain, pada literatur diperlihatkan bahwa gelagah (saccharum spontaneum) merupakan tanaman akumulator Pb. Berdasarkan  pengetahuan ini, dilakukan inisiasi penanaman gelagah pada titik-titik yang tercemari Pb di Desa Mangunsaren.  Kegiatan kaji terap ini mendapat dukungan dari IKM, Pemerintah Kabupaten Tegal, Karang Taruna Desa Mangunsaren, Penyuluh Pertanian Kecamatan Tarub, Karang Taruna Kabupaten Tegal, Pemerintah Desa Mangunsaren, dan Dinas Lingungan Hidup Kabupaten Tegal. Dukungan ini berupa penyediaan lahan penanaman, penyediaan bibit, hingga partisipasi dalam kegiatan penananaman. Hasil pokok kegiatan ini adalah ketersediaan titik-titik uji yang dapat diamati tiga bulan berikutnya untuk mengukur selisih tingkat pencemaran Pb sebelum dan sesudah penanaman gelagah.
Study the Applicability of a Shelf-Type Fish Drying Machine with a Heat Source from Coconut Shell Biomass Budi, Agus Sulistiyo; Bakhri, Mohammad Samsul; Nurasri, Yuli; Suripto, Aghna Ilma Nurdin; Amir, Sultan Krisna; Rojikin, Rojikin
Semesta Teknika Vol 26, No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v26i2.17077

Abstract

The sun’s heat is usually utilized to dry traditional processed salted fish. However, its quality suffers as a result of the lengthy drying process. This issue can only be resolved with the help of efficient drying equipment. Advantages of artificial drying include selecting the drying capacity according to requirements, without requiring a considerable space, and managing the drying conditions. This research aims to discover an effective way to utilize biomass waste from coconut shells to speed up the drying process for salted fish. The study method involved several steps: acquiring data, analyzing the tools and machine, observing the machine, and designing a new machine. The three airspeed parameters tested in this study were 7 m/s, 10 m/s, and 12 m/s. The drying shelf reached a maximum temperature of 81.4 °C at 7 m/s, 100.3 °C at 10 m/s, and 99.4 °C at 12 m/s.
Pengujian Keamanan Website JDIH Kab.Tegal Menggunakan Acunetix dengan Standar ISO/IEC/27001:2013 Fitriasih, Fitriasih; Ainurrohman, Muhamad; Fahrudin, Fahrudin; Nurasri, Yuli
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 3 (2025): Januari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/agthp967

Abstract

Pengujian penetrasi pada website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan keamanan sistem guna melindungi informasi hukum yang sensitif dari potensi ancaman siber. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan kelembagaan di bidang teknologi informasi, khususnya dalam penerapan standar keamanan informasi ISO/IEC 27001:2013 menggunakan Acunetix. Metode pengujian meliputi analisis kerentanan, simulasi serangan, dan pemantauan akses sistem. Hasil dari pengujian menunjukkan adanya tingkat kerentanan rendah hingga sedang, yang memerlukan peningkatan pada pen gelolaan hak akses, pengamanan layanan aplikasi jaringan publik, serta kontrol terhadap kode sumber program. Rekomendasi perbaikan meliputi penerapan kebijakan keamanan yang lebih ketat, pembaruan sistem secara berkala, dan pelatihan teknis kepada tim pengelola JDIH. Dengan implementasi tersebut, diharapkan website JDIH dapat berfungsi secara optimal dalam menyediakan akses hukum yang aman dan terpercaya bagi Masyarakat.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING PRODUK LOKAL DI DESA HARJOSARI KIDUL KAB. TEGAL Sri Lestari; Yuli Nurasri; Muhammad Nursyams Hilmi; Sonhaji Sonhaji
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i1.502

Abstract

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Namun mereka masih menghadapi tiga persoalan pelik yakni minimnya literasi digital untuk pemasaran, perlunya modal usaha dan kesulitan dalam distribusi logistik. Peluang pasar di era digital terlihat semakin terbuka dan akan menghasilkan banyak keuntungan yang akan diperoleh jika saja UMKM cerdas bertransformasi memanfaatkan tren digitalisasi. Digital marketing tidak hanya membantu UMKM meningkatkan penjualan, tetapi juga membantu mereka membangun merek, meningkatkan visibilitas, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. Selain memiliki pemahaman digital marketing yang baik, UMKM juga dapat memanfaatkan tool Business Model Canvas untuk memberikan gambaran terkait usaha yang akan dan yang sedang dijakankan oleh UMKM.
DEVELOPMENT OF STANDARD OPERATING PROCEDURES TO IMPROVE OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH IN THE METAL CASTING PROCESS AT UD. SINAR MULYA USING THE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) METHOD. : PENGEMBANGAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR UNTUK PENINGKATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PROSES PENGECORAN LOGAM DI UD. SINAR MULYA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) Muhammad Nursyams Hilmi; Dimas Iqbal Fahlevi; Yuli Nurasri; Maulana Teguh Perdana
SITEDI (Sistem Informasi dan Teknologi Digital) Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Digital
Publisher : Universitas Teknologi Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70888/sitedi.v2i1.47

Abstract

Industri pengecoran logam adalah sektor penting dalam manufaktur yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian, namun memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang efektif dalam proses pengecoran logam di UD. Sinar Mulya. Penelitian ini melalui pendekatan Job Safety Analysis (JSA) untuk mengidentifikasi dan mengendalikan resiko apabila terjadi kecelakaan kerja serta meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Identifikasi dan pengendalian risiko K3 berimbas pada peningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Dalam penelitian ini juga mengevaluasi implementasi Alat Pelindung Diri (APD) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) di perusahaan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemutakhiran prosedur keselamatan, termasuk penggunaan APD yang lebih sesuai dan penambahan alat pengendalian lingkungan, merupakan langkah penting dalam meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera. Meskipun SOP yang telah dikembangkan belum sepenuhnya diterapkan, langkah selanjutnya adalah implementasi untuk memastikan keselamatan pekerja dan menjaga produktivitas. Hasilnya menegaskan bahwa penerapan prosedur keselamatan yang efektif merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif di industri pengecoran logam.
DEVELOPMENT OF STANDARD OPERATING PROCEDURES TO IMPROVE OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH IN THE METAL CASTING PROCESS AT UD. SINAR MULYA USING THE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) METHOD. : PENGEMBANGAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR UNTUK PENINGKATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PROSES PENGECORAN LOGAM DI UD. SINAR MULYA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) Muhammad Nursyams Hilmi; Dimas Iqbal Fahlevi; Yuli Nurasri; Maulana Teguh Perdana
SITEDI (Sistem Informasi dan Teknologi Digital) Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Digital
Publisher : Universitas Teknologi Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70888/sitedi.v2i1.47

Abstract

Industri pengecoran logam adalah sektor penting dalam manufaktur yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian, namun memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang efektif dalam proses pengecoran logam di UD. Sinar Mulya. Penelitian ini melalui pendekatan Job Safety Analysis (JSA) untuk mengidentifikasi dan mengendalikan resiko apabila terjadi kecelakaan kerja serta meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Identifikasi dan pengendalian risiko K3 berimbas pada peningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Dalam penelitian ini juga mengevaluasi implementasi Alat Pelindung Diri (APD) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) di perusahaan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemutakhiran prosedur keselamatan, termasuk penggunaan APD yang lebih sesuai dan penambahan alat pengendalian lingkungan, merupakan langkah penting dalam meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera. Meskipun SOP yang telah dikembangkan belum sepenuhnya diterapkan, langkah selanjutnya adalah implementasi untuk memastikan keselamatan pekerja dan menjaga produktivitas. Hasilnya menegaskan bahwa penerapan prosedur keselamatan yang efektif merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif di industri pengecoran logam.