Cross-border
Vol. 6 No. 2 (2023): JULI-DESEMBER

UJI DAYA HAMBAT PADA TANAMAN KETAPANG (TERMINALIA CATAPPA L) DAN MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA) TERHADAP MIKROORGANISME PATOGEN

Faila Siva Sholechah (Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPATI, Universitas PGRI Semarang)
Khusna Yurdhika Firdhiani (Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPATI, Universitas PGRI Semarang)
Lia Risnawati (Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPATI, Universitas PGRI Semarang)
Windi Putri Firdhiana (Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPATI, Universitas PGRI Semarang)
Ade Rahma Pertiwi (Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPATI, Universitas PGRI Semarang)
Endah Rita Sulistya Dewi (Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPATI, Universitas PGRI Semarang)
Atip Nurwahyunani (Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPATI, Universitas PGRI Semarang)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2023

Abstract

Pemanfaatan tanaman herbal dalam pengobatan telah banyak dikembangan, pemilihan tanaman herbal sebagai obat banyak digunakan karena dirasa lebih aman dibandingkan dengan penggunaan obat-obat sintetik. Pengujian daya hambat pada tanaman herbal menjadi salah satu penelitian yang menarik dalam pengembangan obat-obatan alami. Dalam penelitian ini, dilakukan literature review mengenai uji daya hambat pada tanaman ketapang (Terminalia catappa L) dan manggis (Garcinia mangostana) terhadap mikroorganisme patogen. Pada kajian literatur yang dilakukan ini melibatkan 15 artikel terkait pemanfaatan tanaman ketapang dan manggis dalam kemampuannya menjadi antimikroba. Pada berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ketapang (Terminalia catappa L) dan manggis (Garcinia mangostana) memiliki potensi aktivitas antimikroba yang signifikan terhadap beberapa jenis bakteri dan jamur patogen. Pada kajian literatur yang telah dilakukan, pada tanaman ketapang dan manggis ini dapat melawan bakteri baik bakteri gram-positif dan gram-negatif, serta beberapa jenis jamur. Kemampuan tanaman ketapang dan manggis sebagai antimikroba ini disebabkan oleh kandungan senyawa-senyawa aktif didalamnya seperti tannin, flavonoid, xanthone, dan alkaloid yang mampu mengganggu integritas dinding sel bakteri, menghambat sintesis protein serta merusak aktivitas enzim vital bagi pertumbuhan dan reproduksi bakteri. Namun, efektivitas daya hambat tanaman ketapang dan manggis ini juga dipengaruhi oleh berbagai hal seperti konsentrasi ekstrak yang digunakan, metode ekstraksi, dan resistensi bakteri terhadap antibiotik konvensional.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Cross-Border

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

Mengangkat tema-tema Perbatasan Antar Negara, Diplomasi, Hubungan Internasional, Daerah tertinggal, Studi Desa, Kawasan Perbatasan, Sosial, Ekonomi dan ...